Bitcoin kembali mencetak rekor baru pada 10 Juli 2025, menembus level $113.000 hingga $118.600 per BTC. Bitcoin juga kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun, sejajar dengan aset paling berharga di dunia.
Beberapa faktor penggerak utama meroketnya harga Bitcoin kali ini adalah arus dana institusional dari perusahaan-perusahaan ternama seperti BlackRock, Fidelity, serta ARK Invest yang makin gencar melalui produk ETF Bitcoin.
Kebijakan pro-kripto di Amerika Serikat (AS) serta dukungan yang vokal dari presiden AS, Donald Trump untuk Bitcoin Strategic Reserve juga menjadi pemicu sentimen positif di pasar.
Kenaikan cepat yang disertai likuidasi yang besar pada posisi short Bitcoin telah menghasilkan short squeeze yang mendorong harga lebih tinggi.
Data dari CoinGlass menunjukkan ribuan akun mengalami margin call, yang mempercepat momentum naiknya BTC. Beli Bitcoin dan aset crypto lainnya di platform jual beli aset kripto Bybit dengan mudah dan aman.
Bitcoin ATH, Kapan Altseason Tiba?
Jika melihat pola historisnya, harga Bitcoin yang naik digabung dengan menurunnya dominance, biasanya menjadi indikator yang menunjukkan permulaan dari “Altseason” atau Altcoin Season.
Altseason adalah kondisi di mana harga aset kripto selain Bitcoin meroket. Beberapa tanda-tanda bahwa Altcoin dirumorkan semakin mendekat adalah:
1. Turunnya Bitcoin Dominance dari 66% ke sekitar 64,5% – 65%, yang membuka peluang aliran dana ke altcoin.
2. Kapitalisasi pasar altcoin yang mendekati angka $1.2 triliun dan banyaknya altcoin yang mengalami kenaikan harga di atas 25% dalam 90 hari terakhir.
3. Performa Ethereum yang solid dan rebound menembus $2.900 dengan potensi melaju ke $3.000-$3.500.
Beberapa pakar menilai dengan dominasi Bitcoin yang masih berkisar di >60%, Altseason kali ini mungkin akan terjadi secara bertahap dan lebih selektif dari sebelumnya.
Strategi Investasi Altseason
Dengan Altseason yang dirumorkan akan segera tiba, tentunya menyiapkan strategi investasi yang baik dapat menjadi prioritas untuk mendukung aktivitas trading para investor.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan pada strategi investasi dalam altseason:
1. Lakukan diversifikasi aset kripto. Alokasikan dana tidak hanya pada BTC, namun juga ke altcoin lain yang memiliki fundamental kuat.
2. Pantau indikator-indikator kunci untuk dapat memahami pola yang biasanya terjadi pada altseason sebelumnya.
3. Hati-hati terhadap hype yang tidak valid. Lakukan terus DYOR pada semua aset, tidak terkecuali pada aset-aset kripto yang baru bermunculan pada cycle ini agar tidak terjerumus pada proyek yang tidak aman.
Didorong oleh semakin besarnya kepercayaan dari institusi serta melonjaknya adopsi aset kripto dunia, kenaikan harga Bitcoin ke rekor tertinggi ini tidak mengherankan.
Di saat yang bersamaan, altcoin juga mulai menunjukkan respon yang sinergis terhadap momentum ini, yang juga menandai awal fase dimana investor berpotensi melirik aset lain di luar Bitcoin.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers