PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pembatalan perjalanan KA (137) Parahyangan relasi Bandung – Gambir yang seharusnya berangkat pada pukul 13.05 WIB dari Stasiun Bandung, Selasa (5/8). Pembatalan ini dilakukan sebagai dampak dari gangguan perjalanan Commuter Line yang terjadi di Stasiun Jakartakota pada Selasa (5/8) pagi.
Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pembatalan perjalanan KA (137) Parahyangan relasi Bandung – Gambir yang seharusnya berangkat pada pukul 13.05 WIB dari Stasiun Bandung, Selasa (5/8).
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menjelaskan pembatalan ini dilakukan sebagai dampak dari gangguan perjalanan Commuter Line yang terjadi di Stasiun Jakartakota pada Selasa (5/8) pagi. Gangguan tersebut berdampak pada kelancaran operasional sejumlah perjalanan kereta api menuju dan dari wilayah Daop 1 Jakarta, termasuk KA Parahyangan yang melayani relasi Bandung – Gambir.
“Langkah pembatalan diambil untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta lainnya serta sebagai bentuk penyesuaian pola operasi sementara waktu. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” jelas Kuswardojo.
Pelanggan yang terdampak akan dialihkan ke kereta lainnya dengan arahan petugas atau dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100%. Pelanggan dapat mengajukan pembatalan tiket melalui loket di stasiun keberangkatan. KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan Daop 1 Jakarta untuk memastikan informasi terkini dan pemulihan operasional dapat segera dilakukan.
Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan perjalanan KA, pelanggan dapat menghubungi layanan pelanggan Contact Center KAI 121, melalui telepon (021)121, WhatsApp 0811-1211-1121, email cs@kai.id, dan media sosial resmi @kai121, serta petugas di stasiun.
*Salam*
*Kuswardojo*
*Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung*
You may also like
-
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2