Jakarta, 9 Oktober 2025 – Mahasiswa Fashion Program BINUS University kembali menunjukkan kiprahnya di dunia industri kreatif melalui partisipasi mereka dalam IN2MOTION Fest 2025. Festival ini menjadi platform strategis bagi mahasiswa untuk menampilkan karya-karya inovatif mereka di hadapan publik, praktisi industri, dan media. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya memamerkan hasil desain, tetapi juga membangun portofolio profesional yang memperkuat identitas mereka sebagai calon desainer siap bersaing secara global.
IN2MOTION Fest kali ini mengusung tema “Threads of Freedom”, menyoroti kebebasan berekspresi dan semangat kreatif mahasiswa melalui penggunaan denim dalam koleksi kontemporer. Setiap outfit dirancang untuk mengekspresikan kemandirian, keberanian tampil beda, serta keterhubungan global melalui benang biru universal: denim. Mahasiswa yang berpartisipasi antara lain Cut Sintia Faras, Keisha Yezezhiel Mandagi, Felita Delfina Fong, Gerda Yogi Samudra, dan Yosephine Theodore Tengganu.
“Festival ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri fashion, mulai dari tahap persiapan, produksi, hingga presentasi karya. Selain itu, kesempatan berinteraksi dengan desainer, brand, dan media sangat berharga untuk membangun jejaring profesional,” ujar Cut Sintia Faras, salah satu mahasiswa Fashion Program BINUS @Alam Sutera yang tampil dalam festival ini.
IN2MOTION Fest juga menjadi sarana penguatan posisi Fashion Program BINUS University sebagai pusat pendidikan fashion unggul yang relevan dengan tren global. Festival ini sejalan dengan visi BINUS University sebagai world-class university yang membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan inovasi. Selain menampilkan kreativitas mahasiswa, festival ini mendukung pengembangan inovasi fashion, khususnya di bidang keberlanjutan dan digitalisasi.
“Melalui kegiatan seperti IN2MOTION Fest, kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, dan menciptakan tren baru di industri fashion. Pengalaman ini diharapkan mendorong industri fashion Indonesia untuk semakin berdaya saing di kancah global tanpa melupakan akar budaya lokal,” ujar Ratna Dewi Paramita, selaku Head of Fashion Program BINUS University.
Dengan partisipasi aktif dalam IN2MOTION Fest 2025, mahasiswa Fashion Program BINUS University membuktikan bahwa kreativitas dan inovasi tidak mengenal batas. Karya-karya mereka tidak hanya menampilkan bakat individual, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di industri fashion global. Festival ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berani bereksperimen, menciptakan tren baru, dan membangun karier yang berdampak, sambil tetap menghargai nilai budaya lokal.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers