PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran keselamatan masyarakat di sekitar jalur rel KA. Salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Keselamatan Perkeretaapian di tingkat Sekolah Dasar wilayah Kabupaten Pasurun dan Malang, sebagai bentuk edukasi dini kepada generasi muda.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, di SDN Capang 1, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dan di SDN 2 Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang yang diikuti oleh lebih dari 100 siswa.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan dalam menekan angka kecelakaan di jalur KA, terutama yang melibatkan anak-anak. Edukasi sejak dini sangat penting untuk menciptakan generasi yang sadar akan pentingnya keselamatan, dan menjadi pelopor keselamatan terutama di sekitar jalur rel KA.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa rel KA bukan tempat bermain. Dengan mengenal bahaya sejak dini, diharapkan para siswa dapat menghindari aktivitas berisiko dan bahkan menyampaikan informasi ini ke keluarga maupun teman-temannya,” jelas Luqman.
Pada tahun 2025, selama bulan Januri s.d September 2025 Tim Pengamanan KAI Daop 8 Surabaya juga telah melakukan sosialisasi keselamatan perkeretaapian serupa sebanyak 37 kali di berbagai sekolah.
Dalam sosialisasi ini, Tim Pengamanan dari KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan materi edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, dengan tujuan agar anak-anak lebih mudah memahami dan mengingat pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur rel KA.
Berbagai materi edukatif terkait keselamatan perkeretaapian yang disampaikan diantaranya larangan bermain di sekitar rel kereta api, peraturan perundang – undangan terkait perkeretaapian, larangan melakukan vandalisme, pentingnya mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang, serta cara melapor jika melihat kejadian berbahaya di jalur rel KA.
Selain penyampaian materi, acara juga diramaikan dengan sesi kuis interaktif, pembagian hadiah edukatif, dan pemutaran video animasi keselamatan perkeretaapian. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru dan siswa.
Pada akhir kegiatan, KAI Daop 8 Surabaya juga memberikan bantuan peralatan olah raga kepada pihak Sekolah Dasar sebagai wujud program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah kerja KAI Daop 8 Surabaya, khususnya di area yang dekat dengan jalur rel KA.
“Kami menyadari bahwa keselamatan perkeretaapian bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi juga masyarakat. Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa bisa menjadi agen perubahan dan pelopor yang turut menyebarkan pemahaman keselamatan di lingkungan sekitar, keluarga, dan teman sebayanya” tutup Luqman Arif.
You may also like
-
KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
-
Apa Itu BI Fast dan Bedanya dengan Transfer Biasa?
-
Ribuan Pengunjung Meriahkan The 9th Manawa Festival 2026 Sebuah Kolaborasi Harmoni Budaya dan Inovasi Bisnis BINUS @Bandung
-
Segini Rata-rata Biaya Pasang WiFi dan Kenapa Harganya Bisa Berbeda Tiap Wilayah
-
Hari Anak Nasional, LRT Jabodebek Jadikan Transportasi Publik sebagai Ruang Belajar bagi Anak Penyandang Disabilitas
Bescost Printing Offers Glow-in-the-Dark Evacuation Plan Printing for Philippine Business Compliance
KALOG Express Perluas Peluang Kemitraan, Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
6200 Book fest concludes inaugural three-day celebration