Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia hari ini menyelenggarakan acara peringatan untuk meresmikan penempatan replika khusus Prasasti Tembaga Nalanda, yang dihadiahkan oleh Museum Nasional India, di museum baru yang sedang dibangun di Muara Jambi. Yang Mulia Bapak Fadli Zon, Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, bertindak sebagai Tamu Kehormatan dalam acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Bapak Sandeep Chakravorty, Duta Besar India untuk Indonesia. Tokoh-tokoh terhormat lainnya yang hadir antara lain Dr. H. Al Haris, Gubernur Jambi; Dr. Restu Gunawan, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi; serta Ibu Endah T. D. Retnoastuti, Direktur Jenderal Diplomasi Kebudayaan.
Pada awal bulan ini, tepatnya pada 8 Desember 2025, replika dari Prasasti Tembaga Nalanda asli yang saat ini disimpan di Museum Nasional, New Delhi, dihadiahkan oleh India kepada Indonesia di sela-sela Pertemuan Komite Antarpemerintah (IGC) UNESCO untuk Pelindungan Warisan Budaya Takbenda yang diselenggarakan di New Delhi. Gestur khusus dari India ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Indonesia yang disampaikan dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke India pada Januari 2025. Permintaan tersebut difasilitasi oleh Kedutaan Besar India di Jakarta, dan Museum Nasional di New Delhi berperan penting dalam pembuatan replika tersebut untuk diserahkan kepada Indonesia.
Prasasti Tembaga Nalanda, yang berasal dari sekitar tahun 860 Masehi, ditulis dalam aksara Dewanagari dan bahasa Sanskerta, serta diterbitkan atas otoritas Raja Devapaladeva dari Benggala. Prasasti ini mendokumentasikan pemberian lima desa oleh sang raja kepada Mahavihara Nalanda, sebagai tanggapan atas permohonan Maharaja Balaputra Dewa, penguasa Suvarṇadvīpa (kini Sumatra), untuk mendukung pemeliharaan para bhiksu serta penyalinan manuskrip di biara Nalanda di Bihar, India. Prasasti Tembaga Nalanda merupakan prasasti pertama yang terdokumentasi yang memberikan informasi mengenai Maharaja Balaputra Dewa dari Sumatra. Prasasti ini menjadi salah satu koleksi paling berharga di Museum Nasional India dan menarik minat banyak akademisi, sejarawan, serta ahli epigrafi.
Prasasti Tembaga Nalanda menjadi jembatan penting dan simbolis yang menghubungkan sejarah dan warisan budaya India dan Indonesia, yang berlandaskan nilai-nilai peradaban bersama yang telah terjalin selama berabad-abad. Penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada Indonesia merupakan bukti komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama budaya antara India dan Indonesia.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Hadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026
-
Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Daop 4 Semarang Siap Wujudkan Liburan Seru bersama Kereta Api
-
Mengikuti Tren atau Tetap Konsisten? Dilema Pemilik Usaha di Era Serba Cepat
-
LRT Jabodebek Hadirkan Fasilitas Nyaman untuk Perjalanan Liburan Nataru 2025/2026
-
Kesalahan Umum Perusahaan Asing dalam Menggunakan Employer of Record di Indonesia
KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Hadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026
Tips Memelihara Smartphone agar Awet dan Nyaman Digunakan
Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Daop 4 Semarang Siap Wujudkan Liburan Seru bersama Kereta Api