Pamekasan, 25 Januari 2025 – Narapidana Lapas Kelas IIA Pamekasan tampil percaya diri dan sukses menghibur sekitar 5.000 warga Pamekasan melalui penampilan Nato Band dan musik daul khas Madura dalam rangkaian kegiatan Jalan Jalan Sehat (JJS) yang digelar oleh Jurnalis Muda Pamekasan (JMP) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional sekaligus menjadi bagian dari pelantikan pengurus JMP periode 2025–2027 tersebut dipusatkan di Arek Lancor, Kabupaten Pamekasan, dan berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur, mulai dari pekerja SPPG, pelajar, tenaga medis, hingga masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut, 7 orang narapidana yang tergabung dalam Nato Band membawakan sejumlah lagu dengan penuh percaya diri. Penampilan dilanjutkan dengan musik daul yang dimainkan oleh 16 orang narapidana, menghadirkan nuansa khas Madura yang sukses memukau dan menghibur ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Kepala Lapas Pamekasan, Syukron Hamdani, menyampaikan bahwa keterlibatan narapidana dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kepribadian dan pengembangan potensi.
“Melalui pembinaan seni dan budaya, kami mendorong narapidana untuk terus berkarya dan membangun rasa percaya diri. Penampilan ini membuktikan bahwa mereka mampu memberikan hiburan positif bagi masyarakat,” ujar Syukron Hamdani.
Ketua Jurnalis Muda Pamekasan, Luthfiadi, menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi narapidana Lapas Pamekasan dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi para narapidana Lapas Pamekasan yang telah ikut memeriahkan kegiatan Jalan Jalan Sehat ini. Penampilan mereka benar-benar menambah semarak acara,” ungkapnya.
Salah satu narapidana yang terlibat dalam penampilan, Pradana (28), narapidana kasus kriminal, mengaku bangga dan bersyukur bisa tampil di hadapan ribuan masyarakat.
“Saya senang dan bangga bisa tampil di luar lapas dan menghibur masyarakat. Kegiatan seperti ini bikin kami lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus berubah jadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengunjung, Isti (32), mengaku menikmati penampilan para narapidana.
“Seru banget acaranya. Band-nya asyik, musik daulnya juga khas Madura. Nggak nyangka penampilannya bisa sekeren itu dan bikin suasana makin rame,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pamekasan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur berharap kepercayaan diri, kreativitas, serta keterampilan para narapidana terus berkembang sebagai bagian dari proses pembinaan dan bekal positif dalam reintegrasi sosial. **(FN)
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional
-
Start Franchise dan AKR Land Hadirkan Expo Franchise Pertama di Indonesia Timur
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Budaya ONE PTPN melalui Implementasi 3ON3 di PT Industri Karet Nusantara
-
Mobilitas Ramadan Meningkat, Pengguna LRT Jabodebek Tembus 126 Ribu Penumpang per Hari
-
KAI Divre III Palembang Bekali Frontliner Pemahaman P3K Jelang Angkutan Lebaran 2026
Media Release – Affordability the critical concern as Australian’s views on NBN revealed
บอนฉะ (BONCHA) ถ่ายทอดจิตวิญญาณแห่งชาญี่ปุ่นผ่านพิธีชงชาดั้งเดิม มอบประสบการณ์สุดพิเศษสำหรับโรงแรมชั้นนำและอีเวนต์ระดับพรีเมียม
Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional