PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme petugas operasional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 10–11 Februari 2026, bertempat di Ruang Belajar Depo Lokomotif Jember.
Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme petugas operasional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 10–11 Februari 2026, bertempat di Ruang Belajar Depo Lokomotif Jember.
Diklap Refreshing ini diikuti oleh 15 orang PPKA dari berbagai wilayah kerja Daop 9 Jember. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman peserta terhadap peraturan dinas, meningkatkan kecakapan teknis, serta memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas pengaturan perjalanan kereta api.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa PPKA memiliki peran yang sangat vital dalam menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.
“PPKA merupakan salah satu unsur terpenting dalam operasional perjalanan kereta api. Melalui Diklap Refreshing ini, KAI memastikan setiap PPKA selalu memahami dan menerapkan peraturan dinas serta prosedur operasional yang berlaku secara konsisten,” ujar Cahyo.
Dalam Diklap Refreshing tersebut, para peserta mendapatkan materi yang mencakup peraturan dinas terkait perjalanan kereta api, teknik persinyalan elektrik dan mekanik, serta pengetahuan sarana perkeretaapian yang berkaitan langsung dengan bidang tugas PPKA. Materi disampaikan oleh Quality Controller Operasi 9.A Jember, Aris Fakhrudi, dan Quality Controller Operasi 9.B Banyuwangi, Bakti Sulistiyo.
Cahyo menambahkan, saat ini jumlah total PPKA yang bertugas di wilayah KAI Daop 9 Jember sebanyak 82 orang. Diklap Refreshing ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga seluruh PPKA di Daop 9 Jember mendapatkan pembekalan yang merata.
“Seorang PPKA dituntut memiliki kecakapan, ketelitian, dan disiplin yang tinggi. Selain mengikuti Diklap Refreshing, setiap PPKA juga wajib lulus Pengujian Sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) untuk kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api, serta memiliki tanda kecakapan berupa rivet O.50 sebagai bukti kelayakan menjalankan tugas,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Diklap Refreshing ini, KAI Daop 9 Jember berharap kualitas keselamatan, keandalan operasional, serta pelayanan perjalanan kereta api kepada masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
-
KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026
-
Semester I 2026, KAI Daop 2 Bandung Layani 2,77 Juta Pelanggan, Tumbuh 11,2 Persen Dibanding Tahun Lalu
-
Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome
-
Hisense Paparkan Strategi Pertumbuhan Berbasis AI untuk Membentuk Era Baru Kehidupan Cerdas
Tattoo Holiday in Thailand: Everything Australian Travellers Need to Know Before You Book
From Design to Decision: How AI Is Reshaping Malaysia’s Built Industry
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia