Achsanul Qosasi hadir langsung dalam ujian promosi doktor dosen UNIBA Madura sebagai bentuk komitmen menjaga mutu akademik. Dukungan pembiayaan dan pengawalan studi S3 dinilai sebagai investasi strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kampus.
Madura: Kehadiran Achsanul Qosasi dalam ujian promosi doktor salah satu dosen Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menjadi sorotan tersendiri. Ketua Yayasan Kudsiah Bahaudin Mudhary Madura tersebut duduk langsung sebagai bagian dari tim penilai, menegaskan bahwa yayasan tidak hanya berperan di balik layar, tetapi juga aktif mengawal proses akademik strategis.
Partisipasi mantan anggota BPK dalam forum akademik tersebut mencerminkan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Keterlibatan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab kelembagaan dalam memastikan standar akademik berjalan sesuai visi besar pengembangan kampus.
Selama beberapa tahun terakhir, Achsanul Qosasi melalui Yayasan Kudsiah Bahaudin Mudhary Madura konsisten mendorong dosen UNIBA untuk melanjutkan studi ke jenjang doktor (S3). Pembiayaan pendidikan lanjut tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang guna memperkuat fondasi keilmuan serta meningkatkan daya saing perguruan tinggi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Rektor UNIBA Madura, Prof. Rachmat Hidayat, menyambut positif peran aktif yayasan. Ia menilai dukungan studi lanjut bagi dosen bukan sekadar bantuan finansial, melainkan wujud kepercayaan yang mampu memacu profesionalisme dan meningkatkan capaian akademik di lingkungan kampus.
Menurut Achsanul Qosasi, kualitas perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kapasitas tenaga pengajarnya. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualifikasi akademik dosen akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran, produktivitas riset, serta kualitas pengabdian kepada masyarakat.
“Investasi terbaik sebuah institusi pendidikan adalah pada manusianya. Ketika dosen terus bertumbuh secara akademik, maka kualitas pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat akan ikut meningkat,” ujar Achsanul Qosasi.
Dengan bertambahnya jumlah dosen bergelar doktor, UNIBA Madura menargetkan penguatan kultur ilmiah yang lebih progresif dan dinamis. Dukungan yang konsisten dari Achsanul Qosasi diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi, memperluas jejaring penelitian, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat Madura melalui pengembangan ilmu pengetahuan.
Sinergi antara yayasan dan perguruan tinggi ini menunjukkan bahwa transformasi kampus membutuhkan kolaborasi yang solid. Peran aktif Achsanul Qosasi dalam proses akademik menjadi pesan kuat bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi tidak hanya digerakkan dari ruang kelas, tetapi juga dari komitmen kelembagaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar
-
Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik
-
Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur
-
Panduan Lengkap Safe Haven Investment 2026: Memahami Aset Pelindung Nilai dan Posisi Magnificent Seven
-
Ikuti Transformasi Otomotif ASEAN melalui Berbagai Acara Pendukung di Automechanika Jakarta 2026
Ketika Pasar Bergejolak: Membaca Pola Emas dan IHSG dari Tiga Krisis Besar
Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik
Valbury Bagikan Panduan Menyusun Watchlist Saham Global secara Terstruktur