Disdik Batola menggelar evaluasi program pembelajaran LearningRoom bersama 40 guru SMP, termasuk penanganan kendala jaringan melalui fitur offline, serta rencana pemberian sertifikasi internasional kepada guru, dan agenda pelaksanaan Student English Fest di bulan Mei mendatang.
Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Disdik Batola) bersama tim LearningRoom menggelar Evaluasi Pelaksanaan Program dan Pelatihan Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Bahasa Inggris di Aula Serba Guna Disdik Batola, Kamis (13/02/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 40 guru Bahasa Inggris SMP se-Kabupaten Batola ini menjadi momentum mematangkan digitalisasi pembelajaran di daerah.
Kepala Disdik Batola, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., menegaskan komitmennya mendorong guru agar adaptif terhadap teknologi.
“Guru Bahasa Inggris di Batola harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Program LearningRoom ini bukan sekadar alat, tetapi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Momen ini juga menandai pengimplementasian untuk 62 sekolah SMP se-Kabupaten Batola, atau sebanyak 8.713 siswa aktif mulai menggunakan platform pembelajaran LearningRoom. Angka yang menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan Batola dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis digital.
Dalam sesi evaluasi, para guru memberikan masukan terkait kendala jaringan di sekolah pinggiran. Menanggapi hal ini, tim LearningRoom telah menyediakan fitur akses offline untuk guru dan murid, sehingga proses pembelajaran tetap lancar tanpa tergantung koneksi internet.
Pada kesempatan yang sama, Disdik Batola mengumumkan program sertifikasi internasional Bahasa Inggris gratis menggunakan platform English Score (by British Council), mitra resmi LearningRoom, untuk meningkatkan kompetensi guru. Selain itu, Disdik juga menginformasikan rencana Barito Kuala Student English Fest yang akan digelar pada Mei 2026 sebagai ajang unjuk kebolehan siswa dalam berbahasa Inggris.
“Barito Kuala Student English Fest adalah puncak dari program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru dan siswa Batola siap bersaing secara global,” pungkas Mas Aryansyah.
Dengan evaluasi berkelanjutan dan solusi teknis adaptif, Disdik Batola dan LearningRoom optimistis menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan bermutu di Kabupaten Barito Kuala.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
-
BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
-
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging
-
Tips Traktir Teman ketika Ulang Tahun agar Tidak Boncos
-
Mengatur Keuangan Saat Punya Cicilan agar Tetap Terkendali
BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
Peduli Kesehatan Lingkungan, PTPN Group melalui Unit Riset Sungei Putih PT RPN Berkolaborasi Lakukan Fogging