Bogor – PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN), salah satu entitas usaha Holding Perkebunan Nusantara menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tahun 2026 dengan mengusung tema “The Value Engine: Aligning Research, Operations, and Commercial Strategy” di Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris, jajaran manajemen kantor direksi (kandir) maupun lingkup pusat penelitian, serta jajaran pengurus mitra perusahaan SPBUN PT RPN.
Rakor 2026 menjadi forum konsolidasi strategis perusahaan untuk menyelaraskan arah kebijakan, program, dan langkah operasional dalam satu orkestrasi yang sama. Dengan menempatkan riset sebagai penggerak utama penciptaan nilai perusahaan, PT RPN tidak hanya memperkuat fondasi inovasi, tetapi juga membuka ruang akselerasi investasi dan transformasi bisnis yang berkelanjutan.
Ketua Panitia Rakor 2026, Yabani, dalam laporannya menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta menjadi energi penting bagi perusahaan. “Kehadiran Bapak/Ibu merupakan suatu kehormatan dan energi bagi kami. Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan arah dan komitmen bersama. Melalui rapat koordinasi ini, kita harapkan lahir keputusan-keputusan yang tajam serta aplikatif,” ujarnya.
Komisaris PT RPN, Eman Siswanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi model bisnis di tengah dinamika industri serta penguatan tata kelola perusahaan.
“Kita perlu mengembangkan model bisnis yang responsif terhadap perubahan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan pemanfaatan infrastruktur dan teknologi agar pengambilan keputusan semakin akurat dan berbasis data,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur PT RPN menyampaikan bahwa Rakor merupakan wadah strategis untuk memastikan seluruh elemen organisasi bergerak dalam frekuensi yang sama.
“Rakor ini menjadi ruang penting untuk mengomunikasikan strategi perusahaan, agar seluruh unit memahami target yang akan kita capai dan langkah yang akan kita laksanakan. Kita harus menyelaraskan frekuensi dan memperkuat sinergi,” jelasnya.
Direktur juga menyoroti pentingnya penguatan three lines model bisnis sebagai pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan perusahaan, serta optimalisasi riset sebagai instrumen peningkatan investasi.
“Salah satu cara untuk menambah investasi adalah dengan memaksimalkan hasil riset. Kita harus mendorong para peneliti untuk menghasilkan riset yang unggul, aplikatif, dan memiliki nilai komersial tinggi di masa mendatang.”
Melalui Rakor 2026 ini, PT RPN menegaskan komitmennya menjadikan riset sebagai value engine yang mengintegrasikan inovasi, efisiensi operasional, dan strategi komersial dalam satu kesatuan arah. Hasil forum tersebut diharapkan dapat segera diimplementasikan guna memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang.
Dengan semangat kolaborasi dan keselarasan strategi yang dibangun selama pelaksanaan Rakor, forum ini diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat segera dijalankan di seluruh lini organisasi. Komitmen bersama yang terbangun menjadi fondasi penting dalam memperkuat daya saing perusahaan serta mendukung transformasi berkelanjutan di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
-
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
-
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
-
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
-
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads