Jakarta, 27 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (‘BRI Finance’), anak usaha BRI yang bergerak di bidang pembiayaan, membukukan kinerja yang solid pada segmen pembiayaan alat berat sepanjang kuartal I-2026, di tengah dinamika penurunan harga batubara serta penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor pertambangan.
Per akhir Maret 2026, penyaluran pembiayaan alat berat Perseroan tercatat tumbuh sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/YoY). Pertumbuhan ini mencerminkan daya tahan (resilience) permintaan pembiayaan alat berat yang tetap terjaga, meskipun berada dalam tekanan penurunan average selling price (ASP) batubara di pasar global.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan bahwa hingga saat ini, koreksi harga batubara belum memberikan dampak material terhadap kinerja pembiayaan alat berat Perseroan.
“Permintaan pembiayaan alat berat masih berada dalam tren yang positif. Penurunan ASP batubara belum memberikan tekanan yang signifikan terhadap aktivitas pembiayaan kami,” ujar Dhani.
Dari sisi portofolio, segmen pembiayaan alat berat memberikan kontribusi sebesar 17,80% terhadap total pembiayaan BRI Finance, sekaligus mempertegas perannya sebagai salah satu pilar pertumbuhan Perseroan.
Ke depan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam merespons potensi perlambatan pada sektor berbasis komoditas. Perseroan secara berkelanjutan memperkuat penerapan manajemen risiko serta meningkatkan selektivitas penyaluran pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor dengan tingkat sensitivitas tinggi terhadap volatilitas harga komoditas.
Selain itu, Perseroan juga mengintensifkan pemantauan kualitas portofolio secara berkala guna memastikan kualitas aset tetap terjaga di tengah dinamika pasar.
Sebagai bagian dari strategi jangka menengah, BRI Finance terus memperkuat diversifikasi pembiayaan ke sektor-sektor produktif dengan prospek pertumbuhan yang lebih stabil. Inisiatif ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan portofolio, mengendalikan konsentrasi risiko, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget
-
BP Tapera Optimis Capai Target 2026
-
PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional
-
Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Resmi Dimulai di Tangerang
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi, PTPN I (Persero) Bidik Pasar Eropa melalui Cerutu Premium Jember
Pernah Dengar Metode Sinking Fund? Cara Menyiapkan Pengeluaran Besar Tanpa Bikin Keuangan Kaget
BP Tapera Optimis Capai Target 2026
PTPP Kembali Diakui dalam Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026, Tegaskan Daya Saing dan Ketahanan Bisnis di Tingkat Regional