KAI akan uji coba Kereta Luar Biasa tambahan frekuensi LRT Jabodebek pada Senin 8/6–Jumat 12/6 di jam sibuk pagi. Relasi Jatimulya–Dukuh Atas BSI ditambah pukul 07.14 WIB di sela jadwal 07.08 dan 07.16 WIB. Relasi Harjamukti–Dukuh Atas BSI ditambah pukul 07.24 WIB di sela 07.22 dan 07.30 WIB. Langkah ini merespons tingginya volume penumpang 06.00–08.00 WIB seperti Harjamukti 6.224 orang/hari, Cikunir 1 3.274, Jatimulya 2.786, Jatibening Baru 2.638, dan Cikoko 3.432. Tujuannya meratakan distribusi penumpang dan mengurangi antrean.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus berkomitmen untuk meningkatkan kenyamanan pengguna LRT Jabodebek. Mulai Senin (8/6) s/d Jumat (12/6), KAI akan melakukan pengoperasian Kereta Luar Biasa (KLB) uji coba tambah frekuensi di jam sibuk (peak hour) pada hari kerja (weekday).
Pada relasi Jatimulya – Dukuh Atas BSI, perjalanan akan dioperasikan pada pukul 07.14 WIB di antara jadwal reguler pukul 07.08 WIB dan 07.16 WIB. Sementara pada relasi Harjamukti – Dukuh Atas BSI, perjalanan akan dioperasikan pada pukul 07.24 WIB di antara jadwal reguler pukul 07.22 WIB dan 07.30 WIB.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa KLB uji coba penambahan frekuensi di pagi hari tersebut dilakukan berdasarkan pola pergerakan pengguna yang menunjukkan tingginya volume masyarakat pada rentang waktu pagi hari.
“Uji coba penambahan frekuensi merupakan langkah adaptif KAI dalam menjawab kebutuhan mobilitas pengguna LRT Jabodebek pada jam sibuk pagi. KAI melihat adanya peningkatan kepadatan pengguna LRT Jabodebek, terutama pada stasiun-stasiun keberangkatan utama menuju pusat aktivitas di Jakarta,” ujarnya.
Berdasarkan data operasional LRT Jabodebek, rata-rata volume pengguna pada periode hari kerja (weekday) antara pukul 06.00 hingga 08.00 WIB tercatat cukup tinggi di sejumlah stasiun, di antaranya :
– Stasiun Harjamukti dengan rata-rata 6.224 pengguna per hari,
– Stasiun Cikunir 1 sebanyak 3.274 pengguna per hari,
– Stasiun Jatimulya sebanyak 2.786 pengguna per hari, serta
– Stasiun Jatibening Baru sebanyak 2.638 pengguna per hari.
Selain itu, Stasiun Cikoko yang terintegrasi dengan moda KRL Commuter Line dan Transjakarta juga melayani rata-rata 3.432 pengguna LRT Jabodebek per hari pada jam sibuk pagi.
Pada pengoperasian KLB uji coba ini, LRT Jabodebek tetap melayani pengguna secara normal dengan mengoptimalkan pola operasi perjalanan pada slot waktu yang memiliki kebutuhan mobilitas lebih tinggi. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung distribusi pengguna menjadi lebih merata serta mengurangi kepadatan antrean di stasiun maupun rangkaian kereta.
KAI akan terus melakukan evaluasi terhadap pola perjalanan pengguna LRT Jabodebek, untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM
-
BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR
-
Ras Kucing Abu Abu Populer yang Cocok Dipelihara di Rumah
-
Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026
-
Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
AI Can Generate Content. Can It Create a Category?
BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM
BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR