Jakarta, 11 Agustus 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat kualitas portofolio pembiayaan di tengah dinamika industri multifinance dan perkembangan profil risiko nasabah. Hingga Juli 2026, BRI Finance mencatatkan penurunan tingkat non-performing financing (NPF) sebesar 29 basis poin (bps) secara tahunan menjadi 1,82%.
Perbaikan tersebut mencerminkan konsistensi BRI Finance dalam menjaga kualitas pembiayaan melalui penerapan manajemen risiko yang terukur dan disiplin di setiap tahapan pembiayaan. Pendekatan tersebut dilakukan mulai dari proses underwriting, pemantauan kualitas portofolio, hingga pengelolaan collection.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa menjaga kualitas aset menjadi bagian penting dalam memastikan pertumbuhan bisnis pembiayaan dapat berlangsung secara sehat dan berkelanjutan.
“Kami terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan kualitas portofolio. Penguatan manajemen risiko dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan karakteristik dan profil risiko dari masing-masing segmen pembiayaan, sehingga setiap keputusan pembiayaan dapat dilakukan secara prudent dan terukur,” ujar Dhani.
Sisi Perseroan memandang karakteristik setiap segmen pembiayaan memiliki profil risiko yang berbeda. Karena itu, pendekatan pengelolaan risiko tidak dapat dilakukan secara seragam, melainkan perlu disesuaikan dengan karakteristik portofolio dan perkembangan profil nasabah.
Untuk menjaga kualitas pembiayaan, BRI Finance secara berkelanjutan melakukan penguatan pada proses underwriting dan pemantauan portofolio. Perusahaan juga mengoptimalkan strategi collection serta memperkuat penerapan early warning system (EWS) untuk membantu mengidentifikasi potensi risiko sejak tahap awal.
“Kami melihat pengelolaan risiko sebagai proses yang berkelanjutan. Dengan pemantauan portofolio yang lebih granular, penguatan early warning system, serta strategi collection yang tepat, kami dapat merespons potensi risiko secara lebih cepat sekaligus menjaga kualitas aset perusahaan,” tambah Dhani.
Langkah ke depan, BRI Finance akan terus menerapkan prinsip prudent financing dengan mengedepankan kualitas dalam setiap penyaluran pembiayaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun portofolio yang sehat sekaligus menjaga ketahanan bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi dan dinamika industri pembiayaan.
Dengan penguatan manajemen risiko yang dilakukan secara konsisten, BRI Finance optimistis dapat mempertahankan kualitas portofolio sekaligus melanjutkan pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun pemangku kepentingan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined
-
Main Bareng Anabul Di Grand Galaxy Park yang Cat Friendly
-
Lawan DBD Bersama, Godrej Perkuat Kesadaran dan Pencegahan Berbasis Komunitas
-
CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono Luncurkan Seri “Catatan Sang Petambak Udang”, Bagikan Pengalaman Lapangan Lewat Tiga E-Book Gratis
-
BINUS @Semarang Kukuhkan Angkatan Pertama, Siap Hadirkan Talenta Digital bagi Indonesia
Avie Marucot: Where Old Hollywood Glamour Meets a Sustainable New Era
Why Malaysian Businesses Are Turning to Lawyer-Backed Company Secretarial Services
How Case Valker Is Building an Omnichannel Shopping Experience for Malaysian Travellers