NTT, 21 Agustus 2026
– Di tengah suasana pengungsian yang masih dipenuhi
kekhawatiran, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,
bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, hadir
langsung di tengah warga terdampak gempa di Lapangan Gelora Samador Da
Cunha, Maumere, Rabu (19/8/2026). Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 10.00
WITA turut diikuti Wakapolda NTT, Karo SDM Polda NTT, Dirpolairud Polda NTT
dan Kapolres Sikka..
Kehadiran rombongan menjadi bentuk nyata perhatian Polri
dan Bhayangkari kepada warga yang tengah menghadapi masa sulit. Kepedulian
tersebut diwujudkan melalui sejumlah aksi, mulai dari meninjau pelayanan
kesehatan, memberikan trauma healing dan alat permainan bagi anak-anak, hingga
menyerahkan susu formula dan kasur lantai bagi para pengungsi.
Kapolda NTT, Irjen
Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana merupakan
bagian dari tanggung jawab Polri. “Dalam kondisi seperti ini, yang paling
penting adalah memastikan masyarakat merasa aman dan kebutuhan dasarnya
terpenuhi. Polri akan terus hadir bersama seluruh unsur terkait untuk membantu
masyarakat melewati masa tanggap darurat ini.”
Selanjutnya, Kapolda NTT
bersama Ketua Bhayangkari Daerah NTT meninjau Posko
Kesehatan Polda NTT, Polres Sikka di kawasan pengungsian. Keduanya melihat langsung pelayanan kesehatan yang
diberikan kepada para korban gempa dan memastikan warga yang membutuhkan
penanganan dapat memperoleh pelayanan dengan baik.
Perhatian kemudian
diberikan kepada anak-anak pengungsi yang masih menghadapi rasa takut akibat
bencana. Kapolda NTT bersama Ketua Bhayangkari turut memberikan trauma
healing dengan mengajak anak-anak berinteraksi dan bermain. Suasana
pengungsian pun menjadi lebih ceria ketika anak-anak mendapatkan ruang untuk
bermain dan sejenak melupakan ketakutan mereka.
Tak hanya memberikan
pendampingan, Kapolda NTT juga menyerahkan alat-alat
permainan bagi anak-anak di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi rasa takut
sekaligus mendukung pemulihan psikologis anak-anak setelah mengalami bencana.
Kepedulian juga diarahkan
kepada bayi dan balita yang memiliki kebutuhan khusus selama berada di
pengungsian. Ketua
Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko, mengatakan bahwa dirinya ingin memastikan
kebutuhan kelompok rentan tetap mendapat perhatian. Ia turut menyerahkan
bantuan susu formula bagi bayi dan balita serta kasur lantai bagi para
pengungsi. “Saya ingin bantuan yang kami berikan bisa sedikit meringankan
kebutuhan warga dan membuat mereka lebih nyaman selama berada di pengungsian.
Yang terpenting, warga tetap kuat dan tahu bahwa mereka tidak sendiri, karena
kami hadir untuk ikut membantu dan memberikan perhatian.”
Usai mengunjungi tenda
bayi dan balita, Kapolda NTT bersama rombongan melanjutkan peninjauan ke dapur
lapangan untuk melihat pelayanan konsumsi bagi para pengungsi. Seluruh
rangkaian kunjungan berakhir sekitar pukul 12.10 WITA dalam keadaan aman dan
terkendali. Kehadiran Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari menjadi wujud nyata
bahwa di tengah bencana, warga Sikka tidak sendiri. Ada yang hadir untuk
mendengar, datang untuk membantu, dan bersama-sama menjaga harapan agar senyum
warga dan anak-anak kembali tumbuh.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Jelang Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Cetak Rekor 3 Juta Pengguna dalam Sebulan
-
VRITIMES Perkuat Visibilitas Sektor Energi Terbarukan di IIGCE 2026
-
Pengeluar Produk Latvia Memperkukuh Kehadiran dalam Pasaran F&B Premium Malaysia
-
Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
-
Kapolri Bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Didampingi Kapolda NTT, Tinjau Pengungsi Gempa di Reo, Serahkan 2.000 Paket Sembako
Jelang Tiga Tahun Beroperasi, LRT Jabodebek Cetak Rekor 3 Juta Pengguna dalam Sebulan
VRITIMES Perkuat Visibilitas Sektor Energi Terbarukan di IIGCE 2026
Pengeluar Produk Latvia Memperkukuh Kehadiran dalam Pasaran F&B Premium Malaysia