Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Proyeksikan XAUUSD Naik ke 4.551–4.634

Harga emas atau XAUUSD berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan. Berdasarkan analisis Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, harga emas pada time frame Weekly berhasil melakukan rejection kuat di area support 4.383 hingga 4.310. Kondisi tersebut membuka peluang bagi XAUUSD untuk bergerak menuju resistance terdekat di kisaran 4.551 hingga 4.634.

Menurut Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, area 4.383–4.310 menjadi level penting untuk mempertahankan skenario bullish. Selama harga tidak menembus zona support tersebut, peluang emas untuk melanjutkan kenaikan masih terbuka. Apabila momentum beli berlanjut, XAUUSD berpotensi terlebih dahulu menguji level 4.551 sebelum bergerak menuju resistance berikutnya di 4.634.

Sebaliknya, penembusan support 4.383–4.310 dapat mengubah prospek pergerakan harga. Dupoin Futures menilai apabila harga mampu menembus dan bertahan di bawah area tersebut, tekanan jual berpotensi meningkat sehingga skenario bullish perlu dievaluasi kembali. Karena itu, respons harga di sekitar support menjadi salah satu hal utama yang perlu diperhatikan pelaku pasar pekan depan.

Selain faktor teknikal, pergerakan emas akan sangat dipengaruhi data ekonomi Amerika Serikat, khususnya indikator pasar tenaga kerja dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve. Data ADP Agustus yang hanya menunjukkan penambahan 38 ribu pekerjaan membuat pasar kembali mencermati potensi perlambatan pasar tenaga kerja AS. Kondisi tersebut turut memengaruhi ekspektasi terhadap arah suku bunga The Fed.

Perhatian berikutnya akan tertuju pada laporan Non-Farm Payrolls atau NFP. Data payrolls, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah berpotensi menjadi katalis utama bagi harga emas pekan depan. Hasil NFP yang lebih lemah dari perkiraan dapat meningkatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed dan memberikan sentimen positif bagi emas.

Sebaliknya, data tenaga kerja yang lebih kuat dapat mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga. Kondisi tersebut berpotensi menopang dolar AS dan yield Treasury Amerika Serikat, sehingga dapat memberikan tekanan terhadap XAUUSD. Oleh sebab itu, Dupoin Futures melihat data tenaga kerja AS sebagai salah satu faktor utama yang dapat menentukan apakah momentum bullish emas mampu berlanjut.

Di sisi lain, perkembangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran juga masih menjadi perhatian. Ketegangan di sekitar Strait of Hormuz dan kenaikan harga minyak dapat memberikan pengaruh ganda terhadap emas. Peningkatan risiko geopolitik berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Namun, kenaikan harga energi juga dapat meningkatkan risiko inflasi dan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed.

Kondisi tersebut membuat arah emas pekan depan akan ditentukan oleh kombinasi faktor teknikal, data ekonomi, dan sentimen geopolitik. Jika data tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan sementara risiko geopolitik tetap tinggi, emas berpotensi mendapatkan dukungan dari meningkatnya ekspektasi pelonggaran suku bunga sekaligus permintaan safe haven.

Berdasarkan analisis Geraldo Kofit dari Dupoin Futures, peluang bullish XAUUSD masih terbuka selama support 4.383–4.310 mampu dipertahankan. Dalam skenario tersebut, harga emas berpotensi bergerak menuju resistance 4.551 hingga 4.634.

Pelaku pasar juga perlu mencermati pergerakan dolar AS, yield Treasury, harga minyak, serta perkembangan konflik AS-Iran. Selama area support utama tidak ditembus, Dupoin Futures melihat peluang kenaikan masih menjadi skenario yang perlu diperhatikan untuk pergerakan harga emas pada pekan depan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA