Menutup periode Kaleidoskop 2025, Dwi Andi Rohmatika (DA) selaku Trainer, di bawah naungan Sanggabiz, melaporkan lonjakan pencapaian dengan sukses menjangkau 10.000+ pengguna dari 400+ organisasi mitra. Dengan mempertahankan nilai kepemimpinan inklusif dan mengintegrasikan workflow berbasis AI-powered system, ekosistem ini memperkuat perannya di sektor korporat multinasional, BUMN/BUMD, NGO, dan pemerintah. Melalui optimalisasi efisiensi RAPI Method, Sanggabiz berfokus mengubah wacana strategi menjadi eksekusi terukur di lapangan.
Yogyakarta, 7 September 2026 — Dwi Andi Rohmatika (“DA”), seorang Trainer dan Konsultan Eksekusi Strategis, merilis pembaruan data dampak terbarunya dalam kerangka Kaleidoskop 2025 bersama Sanggabiz. Sepanjang tahun 2025, ekosistem pelatihan ini mencatat total 10.000+ peserta yang telah dijangkau melalui program training, talk, dan workshop. Pencapaian eksekusi yang luas ini turut didukung oleh dedikasi dari 400+ Expert & Trainer yang menjadi manusia di balik setiap proses pengembangan kapasitas tersebut.
Selain pertumbuhan jumlah peserta, DA dan tim di bersama Sanggabiz juga mencatat perluasan portofolio dengan melayani 400+ organisasi mitra, naik secara signifikan dari basis 100+ organisasi sebelumnya. Kemitraan strategis ini mencakup kolaborasi dengan korporat multinasional, BUMN/BUMD, NGO, dan instansi pemerintah. Dari sisi internal, komitmen terhadap kepemimpinan inklusif konsisten dipertahankan: sekitar 65–80% tim diisi oleh perempuan, serta sekitar 10% tim berasal dari komunitas disabilitas. Proporsi ini senantiasa menjadi pembeda utama di industri pengembangan kapasitas dan konsultasi bisnis.
Skala dampak yang masif ini diwujudkan melalui transformasi operasional, di mana AI-powered system telah diintegrasikan ke dalam workflow utama. Di bawah payung Sanggabiz, DA mengedepankan RAPI Method yang memastikan setiap langkah kerja berjalan Organized dan terarah, berbasis Automation dan System, serta senantiasa Bertanggung Jawab. Dengan kapabilitas AI yang di-infused ke dalam metode ini, tim berusaha bekerja lebih terarah, terorganisir, dan terotomatisasi dalam setiap keputusan yang diambil. Sejalan dengan semangat operasional bahwa Sanggabiz bantu kamu beresin itu, pendekatan terotomatisasi ini dirancang secara komprehensif untuk mengurai hambatan eksekusi mitra dengan sangat efisien dan membuahkan hasil nyata.
“Angka bagi kami bukan sekadar pencapaian, tapi bukti bahwa pendekatan inklusif dan berbasis eksekusi ini benar-benar bisa diukur dampaknya,” ujar Dwi Andi Rohmatika.
Ke depan, Sanggabiz menargetkan perluasan dampak untuk secara aktif membantu sektor UMKM di Indonesia. Langkah ini sejalan dengan visi besar perusahaan untuk menjadikan eksekusi strategi dan pertumbuhan inklusif sebagai sebuah gerakan massal, bukan sekadar proyek satu kali.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026
-
Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?
-
Mulai.com Terpilih Sebagai Finalis Global FinTech Hackcelerator 2026 oleh Monetary Authority of Singapore
-
SQUEEZE SUNDOWN VOL.8 BLEND BEYOND BOUNDARIES; Merayakan Kolaborasi dan Kreativitas Tanpa Batas dalam Ekosistem Hospitality
-
Mahasiswa BINUS @Bandung Ini Bangun Bisnis Pertanian yang Kini Jangkau 59 Mitra Toko di 9 Kota
Perkuat Sinergi Bancassurance, BSI dan Prudential Syariah Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kesiapan Finansial Nasabah di BSI International Expo 2026
Bangunan Sudah Jadi, Tapi Belum Boleh Dipakai. Kenapa?
FAWCAR Officially Introduces JOYEE to the Philippines, Unveils Three New Models in Manila