{"id":35812,"date":"2025-11-24T21:16:31","date_gmt":"2025-11-24T12:16:31","guid":{"rendered":"https:\/\/seareporthub.com\/?p=35812"},"modified":"2025-11-24T21:49:55","modified_gmt":"2025-11-24T12:49:55","slug":"tanngap-darurat-erupsi-semeru-kementerian-pu-gunakan-alat-berat-terus-pulihkan-akses-jalan-nasional-dan-jembatan-besuk-kobokan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seareporthub.com\/?p=35812","title":{"rendered":"Tanngap Darurat Erupsi Semeru : Kementerian PU Gunakan Alat Berat, Terus Pulihkan Akses Jalan Nasional dan Jembatan Besuk Kobokan"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 24 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons dampak erupsi Gunung Semeru dengan menerjunkan sejumlah alat berat ke lokasi terdampak. Langkah ini difokuskan untuk mendukung penanganan darurat, khususnya pembersihan material abu vulkanik yang menutupi ruas Jalan Nasional Lumajang\u2013Malang dan Jembatan Besuk Kobokan.<\/p>\n<p>Upaya yang dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional<br \/>\n(BBPJN) Jawa Timur\u2013Bali ini diambil demi menjaga keterhubungan akses masyarakat<br \/>\nagar tidak terisolasi, sekaligus memastikan infrastruktur jalan nasional tetap<br \/>\nberfungsi optimal dalam situasi darurat bencana.<\/p>\n<p>Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kesiapsiagaan<br \/>\ninfrastruktur dan sumber daya di kementeriannya merupakan elemen vital dalam<br \/>\nmanajemen penanganan bencana.<\/p>\n<p>\u201cKami memastikan dukungan peralatan dari balai-balai teknis bisa<br \/>\ndigerakkan kapan pun diperlukan, termasuk untuk membuka akses dan membantu<br \/>\nproses evakuasi,\u201d ujar Menteri Dody.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/85e8bbda-f08f-4ed6-82a2-cb88eeb2d588\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Dalam laporannya, Kepala BBPJN Jatim-Bali, Javid Hurriyanto, mengatakan bahwa<br \/>\npenanganan teknis di lapangan telah dimulai sejak Sabtu (22\/11\/2025) pagi.<br \/>\nFokus utama tim adalah membersihkan permukaan jalan dan jembatan dari endapan<br \/>\nabu vulkanik yang membahayakan penggunanya.<\/p>\n<p>\u201cSeluruh tim kami dalam posisi siaga untuk memastikan jembatan dan<br \/>\naksesibilitas tetap aman. Jembatan Besuk Kobokan sudah dapat diakses, proses<br \/>\npembersihan jembatan telah dilakukan dari abu vulkanik,\u201d jelas Javid<br \/>\nHurriyanto.<\/p>\n<p>Untuk mempercepat pembukaan akses tersebut, Kementerian PU<br \/>\nmengerahkan armada awal yang terdiri dari 2 unit\u00a0<i>excavator<\/i>, 1<br \/>\nunit\u00a0<i>loader<\/i>, 1 unit tangki air, dan 2 unit\u00a0<i>dump truck<\/i>.<br \/>\nPenggunaan\u00a0<i>loader<\/i>\u00a0dan tangki air dimaksimalkan untuk<br \/>\nmenyemprot dan menyingkirkan abu vulkanik tebal di area vital Jembatan Besuk<br \/>\nKobokan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/5ff529c3-fa99-4235-bf44-6e277b7bfb95\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Kendati demikian, kegiatan dilakukan dengan memperhatikan<br \/>\nkeselamatan petugas di lapangan dan tetap mengikuti rekomendasi teknis dari<br \/>\nBNPB dan Badan Geologi tentang zona berbahaya. Mengingat status Gunung Semeru<br \/>\nyang masih berada pada\u00a0Level IV<br \/>\n(Awas) dan hasil asesmen lapangan menunjukkan beberapa zona masih<br \/>\nterlalu berisiko untuk dimasuki, sejumlah alat berat lainnya disiagakan di<br \/>\nlokasi aman (standby) sembari menunggu komando dari BPBD Jawa Timur. <\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut penanganan material vulkanik Gunung Semeru,<br \/>\npada hari ini, Senin (24\/11\/2025) pukul 07.00 WIB, Kementerian PU bersinergi<br \/>\ndengan instansi teknis terkait memulai pengerahan alat berat dalam skala besar.<br \/>\nOperasi gabungan ini bertujuan untuk mempercepat normalisasi alur sungai dan<br \/>\npembersihan jalur terdampak secara menyeluruh.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" style=\"width: 100%\" src=\"https:\/\/imagedelivery.net\/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ\/prd\/2fb75423-076e-4eae-99e1-571c4cc118c7\/public\" alt=\"Image\" \/><\/p>\n<p>Sebanyak 10 unit alat berat diterjunkan dalam<br \/>\noperasi terpadu ini, meliputi:<\/p>\n<p>7<br \/>\n     unit\u00a0<i>excavator<\/i>,2 unit\u00a0<i>loader<\/i>\u00a0(milik BBWS Brantas),<br \/>\n     dan1 unit\u00a0<i>dozer<\/i>\u00a0(dari Dinas PU SDA<br \/>\n     Jatim).<\/p>\n<p>Peralatan-peralatan tersebut kini telah<br \/>\nberada di titik-titik kritis jalur aliran material vulkanik. Rencananya, akan<br \/>\ndipergunakan untuk membuat sudetan (alur pengarah) sepanjang 500 meter untuk<br \/>\nmengendalikan aliran lahar dingin atau material vulkanik, serta peninggian<br \/>\ntangkis untuk melindungi permukiman dan infrastruktur di wilayah hilir.<br \/>\nPekerjaan ini ditargetkan dapat diselesaikan dalam satu hari, sebelum<br \/>\ndilanjutkan dengan rangkaian kegiatan teknis berikutnya yang disesuaikan dengan<br \/>\nperkembangan kondisi Gunung Semeru dan hasil evaluasi lapangan.<\/p>\n<p>\u201cUpaya ini dilakukan untuk memastikan aliran<br \/>\nmaterial vulkanik dapat dikendalikan secara lebih aman, sekaligus mendukung<br \/>\npembukaan akses dan menjaga keselamatan masyarakat,\u201d tambah Javid.<\/p>\n<p>Mengingat aktivitas vulkanik Gunung Semeru<br \/>\nyang masih berbahaya, Kementerian PU juga mengingatkan masyarakat, pengunjung,<br \/>\ndan petugas untuk mematuhi rekomendasi Badan Geologi, agar tidak melakukan<br \/>\naktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 20 km dari<br \/>\npuncak. Di luar area tersebut, masyarakat diminta tidak berada dalam radius 500<br \/>\nmeter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan, dan tidak beraktivitas dalam<br \/>\nradius 8 km dari kawah\/puncak karena risiko lontaran batu pijar.<\/p>\n<p>Program kerja ini merupakan bagian dari \u201cSetahun Bekerja,<br \/>\nBergerak &#8211; Berdampak\u201d dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo<br \/>\nSubianto.<\/p>\n<p>#SigapMembangunNegeriUntukRakyat <\/p>\n<p>#SetahunBerdampak<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 24 November 2025 &#8211; Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons dampak erupsi Gunung<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":35814,"comment_status":"close","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-35812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=35812"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":35813,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/35812\/revisions\/35813"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/35814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=35812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=35812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=35812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}