{"id":44767,"date":"2026-05-19T15:02:30","date_gmt":"2026-05-19T06:02:30","guid":{"rendered":"https:\/\/seareporthub.com\/?p=44767"},"modified":"2026-05-19T15:02:30","modified_gmt":"2026-05-19T06:02:30","slug":"sampoerna-pertahankan-kepemimpinan-pasar-di-2025-di-tengah-tantangan-pada-industri-tembakau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seareporthub.com\/?p=44767","title":{"rendered":"Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau"},"content":{"rendered":"<p>PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna\/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%.<\/p>\n<p><b>JAKARTA, 18 Mei 2026<\/b> \u2013 PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna\/BEI: HMSP)<br \/>\nhari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang<br \/>\nSaham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar<br \/>\nbatang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil<br \/>\ntembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%.<\/p>\n<p>Seiring dengan capaian tersebut, Sampoerna mencatatkan kinerja peningkatan laba<br \/>\nbruto\u00a0 sebesar 11,2% menjadi Rp20,6<br \/>\ntriliun, yang didukung oleh penerapan strategi penetapan harga di tengah<br \/>\nkondisi pasar yang menantang. Laba bersih tercatat relatif stabil dibandingkan tahun<br \/>\nsebelumnya sebesar Rp6,6 triliun, mencerminkan kekuatan fundamental bisnis<br \/>\nPerseroan serta konsistensi dalam menjalankan fokus strategi.<\/p>\n<p><i>\u201cStrategi kami berfokus pada inovasi dan penguatan<br \/>\nportofolio produk yang berorientasi pada konsumen dewasa untuk mempertahankan<br \/>\nkepemimpinan di seluruh segmen di tengah dinamika industri yang terus<br \/>\nberkembang. Kami juga terus menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan memperkuat<br \/>\nhilirisasi di industri tembakau serta berkontribusi pada penciptaan nilai di<br \/>\nseluruh rantai pasok,\u201d<\/i> ujar <b>Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi<\/b> pada Rapat Umum<br \/>\nPemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 di Jakarta, Senin (18\/5\/2026).<\/p>\n<p>Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi pada tahun 2025. Namun<br \/>\ndemikian, Industri Hasil Tembakau (IHT) terus menghadapi tantangan seiring<br \/>\ntekanan daya beli yang berkelanjutan, berlanjutnya tren <i>downtrading <\/i>ke<br \/>\nproduk dengan harga lebih rendah, dan meningkatnya peredaran rokok ilegal. Kondisi<br \/>\nini tecermin dari kinerja IHT Nasional yang mengalami penurunan penjualan<br \/>\nsekitar 3% dibandingkan tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Dampak terbesar dirasakan pada Rokok Golongan I, yang merupakan penyerap<br \/>\n  tenaga kerja terbesar sekaligus kontributor utama terhadap penerimaan cukai<br \/>\n  negara. Pangsa pasar Rokok Golongan I telah tergerus secara signifikan, turun<br \/>\n  sekitar 22 poin dalam enam tahun terakhir\u2014dari 80% pada tahun 2019 dan sudah<br \/>\n  mendekati 50% pada Kuartal I 2026. Hal ini turut tecermin pada penurunan volume penjualan<br \/>\n  Perseroan sebesar 8,7% pada Kuartal I 2026, dengan penurunan volume terbesar pada\u00a0kategori Sigaret Kretek Tangan<br \/>\n  (SKT) yang merupakan segmen padat karya<\/p>\n<p><i>\u201cKami mengapresiasi keputusan Pemerintah untuk<br \/>\ntidak menaikkan tarif cukai pada 2026 sebagai langkah strategis dalam menjaga<br \/>\nstabilitas industri tembakau. Kebijakan ini, yang didukung oleh upaya pemerintah<br \/>\ndalam pemberantasan rokok ilegal, memberi ruang pelaku industri legal untuk dapat<br \/>\nterus berkontribusi terhadap penerimaan negara dan penciptaan lapangan kerja.<br \/>\nNamun, penurunan pangsa pasar di \u00a0segmen Rokok Golongan 1 yang terus<br \/>\nberlanjut dan perlindungan segmen SKT<br \/>\nyang padat karya, perlu mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan. Dengan iklim usaha yang lebih kondusif,<br \/>\nkami optimis dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi nasional secara<br \/>\nberkelanjutan,\u201d<\/i> ujar Ivan.<b><\/b><\/p>\n<p><b>\u00a0<\/b><b>Dukungan Sampoerna terhadap Sigaret Kretek Tangan<br \/>\n(SKT) yang Padat Karya dan Perekonomian Nasional<\/b><\/p>\n<p>Sampoerna secara konsisten memperkuat portofolio SKT guna menjaga mata<br \/>\npencaharian sekitar 70 ribu tenaga pelinting\u2014yang sebagian besar adalah<br \/>\nperempuan\u2014dan bekerja di enam fasilitas produksi yang dimiliki perseroan serta<br \/>\n43 fasilitas produksi yang dimiliki dan dioperasikan oleh Koperasi dan<br \/>\nPengusaha Daerah yang tersebar di 35 kabupaten dan kota di pulau Jawa.<\/p>\n<p>Urgensi untuk menjaga keberlangsungan segmen ini semakin nyata mengingat<br \/>\nhasil studi Universitas Airlangga yang mencatat efek ekonomi berganda hingga<br \/>\n3,8 kali lipat. Artinya, setiap Rp1.000 aktivitas ekonomi yang dihasilkan<br \/>\nfasilitas produksi SKT berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sebesar<br \/>\nRp3.800 di masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, keterlibatan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan<br \/>\nmenjadi penting dalam merumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan<br \/>\nindustri tembakau nasional, khususnya di segmen SKT, guna menjaga ekosistem<br \/>\nekonomi daerah serta melindungi puluhan ribu lapangan kerja yang bergantung<br \/>\npada sektor ini.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Sampoerna<br \/>\nterus menciptakan nilai di seluruh rantai nilai perseroan, mulai dari kemitraan<br \/>\ndengan lebih dari 22.500 petani tembakau dan cengkih, bekerja sama dengan lebih<br \/>\ndari 1,5 juta toko ritel, serta penciptaan sekitar 90.000 lapangan kerja di<br \/>\nIndonesia dari kegiatan usaha Perseroan. Berdasarkan Studi\u00a0 <i>Litbang Kompas<\/i> pada tahun 2025, dampak<br \/>\nberganda aktivitas usaha Sampoerna mencapai sekitar Rp204,1 triliun per tahun<br \/>\natau setara dengan sekitar 1% Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan<br \/>\nrasio multiplier sebesar 1,7 kali.<\/p>\n<p>Sejalan dengan kontribusi tersebut, Perseroan juga terus memperkuat<br \/>\npengembangan sumber daya manusia sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan<br \/>\nmelalui berbagai inisiatif pelatihan, pengembangan talenta, serta program pembinaan<br \/>\ndengan pengusaha UMKM lokal di seluruh Indonesia. Beberapa program yang telah<br \/>\ndijalankan adalah Sampoerna Retail Community (SRC) yang diluncurkan pada tahun<br \/>\n2008 dan \u00a0telah membina 250.000 toko<br \/>\nkelontong di seluruh Indonesia dan menghasilkan total omzet sebesar Rp251 triliun<br \/>\nper tahun atau setara dengan 9,46% PDB Retail Nasional 2025, Sampoerna<br \/>\nEntrepreneurship Training Center (SETC) yang dimulai dari tahun 2007 dan telah<br \/>\nmenjangkau lebih dari 108.000 pelaku UMKM, serta Sampoerna Karya Bangsa yang memiliki<br \/>\n\u00a0berbagai program pengembangan kapasitas,<br \/>\ntermasuk program HOPE yang telah melibatkan lebih dari 9.000 peserta dan<br \/>\npelatihan vokasional dengan lebih dari 1.500 peserta.<\/p>\n<p>Dengan pengalaman selama lebih dari 112 tahun di Indonesia, Sampoerna terus<br \/>\nmemperkuat perannya sebagai bagian integral dari perekonomian nasional melalui<br \/>\ninovasi, keberlanjutan, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh<br \/>\npemangku kepentingan.<\/p>\n<p>Dalam RUPST, Sampoerna juga mengumumkan pembagian dividen dari laba tahun<br \/>\nbuku 2025 dengan total sekitar Rp6,55 triliun dari saldo laba Perseroan, dengan<br \/>\nrasio pembayaran dividen sebesar 99,95% atau Rp56,3 per saham, mencerminkan<br \/>\nkomitmen perusahaan terhadap pemegang saham.<\/p>\n<p><b>Perubahan Susunan Direksi<\/b><\/p>\n<p>Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi<br \/>\nPerseroan. RUPST menyetujui pengunduran diri Elvira Lianita dari jabatannya<br \/>\nselaku Direktur Perseroan, sehubungan dengan penunjukan beliau pada peran baru sebagai<br \/>\nVice President Corporate Affairs East &amp; Southeast Asia, Pacific and PMI<br \/>\nGlobal Travel Retail, Philip Morris Asia Limited. Perseroan menyampaikan<br \/>\napresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan beliau di<br \/>\nPerseroan.<\/p>\n<p>Sejalan dengan hal tersebut, RUPST juga menyetujui pengangkatan Joy Kartika<br \/>\nWidjaja dan Virawaty sebagai anggota Direksi Perseroan, serta Umer Jawaid<br \/>\nsebagai Direktur Perseroan yang menggantikan Johan Bink, efektif sejak<br \/>\nditutupnya RUPST 2026.<\/p>\n<p>\u201cPerubahan dalam jajaran Direksi ini merupakan bagian dari upaya<br \/>\nberkelanjutan Perseroan untuk memastikan kepemimpinan yang solid dan relevan<br \/>\ndengan dinamika bisnis. Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi Ibu Elvira<br \/>\nLianita dan Bapak Johan Bink serta mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada<br \/>\nIbu Joy Kartika Widjaja, Ibu Virawaty, dan Bapak Umer Jawaid,\u201d ujar Ivan.<\/p>\n<p>Press Release juga sudah tayang di <a href=\"https:\/\/vritimes.com\/id\/articles\/2323c269-3a59-11ee-ac8f-0a58a9feac02\/28646f43-7130-46f8-a430-6c6c56f484a3\">VRITIMES<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna\/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":44768,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-44767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=44767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/44767\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/44768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=44767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=44767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seareporthub.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=44767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}