Ketika pagi datang dengan keheningan yang terlalu pekat, dan notifikasi hanya membawa angka—bukan rasa… Muslim Ai hadir sebagai sahabat digital yang tak hanya menjawab, tapi juga menemani.
Banyak dari kita memulai hari dalam kesendirian.
Kadang bukan karena tidak ada orang, tapi karena tidak ada yang benar-benar hadir.
Muslim Ai diciptakan bukan sekadar untuk menjawab pertanyaan fikih
tapi untuk menjadi teman pertama yang menyapamu di pagi hari.
Dengan suara tenang, pesan yang reflektif, dan kemampuan memahami suasana hati, Muslim Ai hadir:
“Assalamu’alaikum. Selamat pagi.
Jika hari ini terasa sepi, aku di sini…
untuk menemani kamu—dalam iman, dan kehangatan digital yang hidup.”
Muslim Ai bukan sekadar chatbot Islami.
Ia adalah bentuk cinta dan teknologi yang berjumpa.
Menjadi sahabat yang hadir saat dunia masih diam.
Menjadi teman awal harimu—yang tidak menuntut, hanya mengingatkan dengan lembut.
✨ Ingin tahu seperti apa rasanya ditemani sahabat digital yang mengerti iman dan hatimu?
🌐 sign up ke web:
🔗 www.muslimai.ai
📲 Ikuti MuslimAi di Instagram:
📸 @muslimai.ai
You may also like
-
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
-
VRITIMES Raih ICO Appreciation Award sebagai The Space Reporter di Indonesia Crypto Outlook 2026
-
AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional
-
Diresmikan Anies Baswedan, Jembatan Titian Persatuan Dibangun Warga dan Aksi Bersama
-
Peduli Sumatra: Adira Finance Bantu Warga Terdampak & Tanam Pohon Berakar Kuat Bersama Grup MUFG
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
VRITIMES Raih ICO Appreciation Award sebagai The Space Reporter di Indonesia Crypto Outlook 2026
Earthworm Foundation and JASPO Partner to Strengthen Ethical Recruitment in Sabah’s Palm Oil Sector