Jakarta, 20 Juni 2025 – Ketegangan geopolitik yang terjadi antara Iran dan Israel turut berdampak pada kondisi pasar aset digital, termasuk aset kripto. Di mana, terdapat pergeseran tren alt season, akibat tekanan pada kondisi psikologis investor aset digital.
Seperti diketahui, belakangan panasnya perpecahan antara Iran dan Israel berdampak pada kondisi ekonomi global, tidak terkecuali industri aset kripto. Sebagai aset-aset fluktuatif, sentimen pasar merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai aset kripto.
Dalam hal ini, aset-aset diversifikasi seperti alt coins turut mendapatkan tekanan yang kuat. Sebab, investor dengan risiko lebih kecil cenderung berpindah pada aset-aset yang dipercaya lebih stabil sebagai bagian investasi jangka panjang, sekaligus aset alternatif dalam mempertahankan nilai aset di tengah panasnya perseteruan geopolitik.
Namun, tidak sedikit investor dengan risiko investasi lebih tinggi, melihat situasi saat ini sebagai momentum untuk memaksimalkan potensi keuntungan melalui aset-aset alternatif. Apalagi, saat ini nilai aset Bitcoin dipandang “stagnan” dan atau belum menunjukkan tanda-tanda reli berikutnya.
Di sisi lain, berita mengejutkan datang dari ranah Decentralized Finance (DeFi). Di mana, Eyenovia, Inc. (EYEN) perusahaan teknologi oftalmik yang berbasis di New York, ini dikabarkan menandatangani perjanjian pembelian sekuritas untuk penempatan privat senilai 50 juta dolar guna membangun cadangan token dari Hyperliquid (HYPE).
Tentu, ini merupakan angin segar bagi industri aset kripto, khususnya bagi altcoins. Meski sempat mengalami tekanan, namun spekulasi pasar terhadap kemungkinan momen alt season, menjadikan gebrakan dari EYEN ini berarti bagi project layer 1 blockchain ini.
Lebih lanjut, sebagai native token dari ekosistem Hyperliquid, HYPE memiliki potensi pertumbuhan yang potensial. Didukung dengan keunggulan ekosistemnya, HYPE membuka kesempatan luas bagi investor aset kripto untuk dapat lebih leluasa menjajaki dunia aset digital.
Seiring dengan hal tersebut, Bittime, crypto exchange yang resmi dan berizin PAKD di Indonesia tercatat melisting HYPE di platform nya. Sesuai dengan komitmennya, Bittime memaksimalkan inklusivitas aplikasinya, menghadirkan aset-aset diversifikasi yang terdaftar dan dipandang potensial dalam mendukung keberlanjutan perkembangan adopsi aset kripto di Indonesia.
Namun, sangat penting untuk dipahami bahwa seperti bentuk investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai, bukan euforia pasar.
Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.
You may also like
-
KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset
-
Proyek EV Baterai Grup MIND ID Ciptakan Nilai Tambah Hingga 100 Kali Lipat
-
SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta
-
Open Network: Paradigma Baru untuk Ekonomi Digital yang Inklusif
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Peran PTPN IV PalmCo dalam Relokasi Warga Batangtoru
KAI Daop 1 Jakarta Jalin Kerja Sama dengan Kejati Daerah Khusus Jakarta untuk Penanganan Permasalahan Hukum Aset
Proyek EV Baterai Grup MIND ID Ciptakan Nilai Tambah Hingga 100 Kali Lipat
SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta