PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (Daop 1) mencatat tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan dengan Kereta Api (KA) Pangrango selama masa liburan sekolah Juli 2025. Sejak dilakukan penggantian rangkaian (replacement) dengan kereta New Generation berbahan stainless steel pada 1 Juli 2025, antusiasme pelanggan semakin meningkat.
Tercatat selama periode 1 hingga 11 Juli 2025, volume pelanggan KA Pangrango telah mencapai 72.862 pelanggan. Puncak volume tertinggi terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025, dengan jumlah pelanggan mencapai 7.344 orang. Rata-rata harian pelanggan mencapai lebih dari 6.500 orang, menjadikan KA Pangrango sebagai pilihan utama masyarakat di jalur Bogor–Sukabumi dan sekitarnya.
Untuk hari ini, Jumat (11/7), volume sementara pelanggan KA Pangrango tercatat sebanyak 6.188 orang, dengan rincian:
2.759 pelanggan berangkat dari Stasiun Sukabumi
1.831 pelanggan dari Stasiun Bogor Paledang
Sisanya dari stasiun antara lainnya, seperti Stasiun Batutulis, Cibadak, Cicurug, hingga Cisaat
Catatan: Data volume pelanggan hari ini masih dapat berubah seiring proses keberangkatan perjalanan KA yang masih berlangsung.
“KA Pangrango tetap menjadi primadona masyarakat, khususnya selama masa liburan sekolah. Perjalanan dengan kereta ini bukan hanya fungsional, tapi juga memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan berkat keindahan panorama alam yang dilewati,” ungkap Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta.
Selain kenyamanan dan keindahan rute, daya tarik lain dari KA Pangrango adalah harga tiketnya yang sangat terjangkau. Tarif normal KA Pangrango adalah:
Rp80.000 untuk kelas Eksekutif
Rp45.000 untuk kelas Ekonomi
Khusus hingga 31 Juli 2025, KAI memberikan diskon 30% untuk tarif kelas Ekonomi, sehingga pelanggan cukup membayar Rp31.000 per tiket.
Promo ini berlaku untuk pembelian melalui aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id, dan kanal resmi penjualan tiket lainnya.
Sebagai tambahan, KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau kepada para pelanggan, khususnya lansia, agar lebih berhati-hati saat berada di area Stasiun Bogor dan Stasiun Bogor Paledang. Selama fasilitas lift yang menghubungkan kedua stasiun melalui skybridge belum dioperasikan, penumpang lanjut usia yang akan menggunakan eskalator maupun tangga manual diimbau untuk didampingi oleh keluarga atau anggota dewasa lainnya. Langkah ini penting guna menghindari risiko kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.
KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau bagi masyarakat luas, serta mendorong penggunaan transportasi publik yang ramah lingkungan.
You may also like
-
Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
-
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi
-
Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi
-
Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata
-
Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah
Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management
Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi