Surabaya, Juli 2025 – PT Pelindo Multi Terminal Branch Jamrud Nilam Mirah melakukan kegiatan muat kargo untuk ekspor transformer sebanyak 122,42 ton tujuan Malaysia dengan menggunakan HMC (Harbour Mobile Crane) yang berada di Terminal Jamrud, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Rabu (23/7).
Branch Manager Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah, Junaedhy, mengungkapkan bahwa ekspor kemasan general cargo melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengalami peningkatan signifikan.
“Tercatat terjadi lonjakan sebesar 153% dibandingkan semester I tahun 2024 atau setara dengan kenaikan 8.716 ton/m3,” jelasnya.
Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh dari para pengguna jasa terhadap layanan dan fasilitas yang disediakan. Dalam operasional melakukan kegiatan bongkar muat nonpetikemas, Branch Jamrud Nilam Mirah didukung dengan peralatan seperti: 5 unit HMC, 2 unit Excavator, 7 unit Forklift, 4 unit HPC (Harbour Portal Crane), 11 unit Grab, 12 unit Hopper, 5 unit jembatan timbang, serta 1 unit wheel loader. Dengan dukungan peralatan bongkar muat yang andal dan efisien, kegiatan ekspor pun dapat berjalan lebih cepat dan aman.
“Kami berkomitmen memberikan layanan prima untuk mendukung kelancaran kegiatan ekspor dengan menyiapkan personel, infrastruktur, dan fasilitas pelabuhan yang memadai. Harapannya kegiatan ekspor seperti ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya untuk di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya,” tutupnya.
You may also like
-
Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
-
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi
-
Dua Hari Pasca Idul Fitri 1447 H, Volume Penumpang KA di Daop 2 Bandung Masih Tinggi
-
Dukung Mobilitas Lebaran, LRT Jabodebek Perkuat Integrasi Antarmoda dan Akses ke Destinasi Wisata
-
Perubahan Kepemimpinan Iran dan Dampaknya pada Geopolitik Timur Tengah
Mold Manila Introduces PLLA Collagen–Stimulating Injections for Hip Dip Management
Bittime Catatkan Kenaikan Nilai Aset Bitcoin hingga 3,21% Pasca De-eskalasi Geopolitik Timur Tengah
KA Siliwangi Jadi Primadona Lebaran 2026, Okupansi Tembus 201% di Lintas Cipatat–Sukabumi