LRT Jabodebek merupakan moda transportasi publik berbasis rel yang melayani kawasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Seluruh jalurnya dibangun layang (elevated) untuk menghindari perlintasan sebidang, sehingga perjalanan lebih lancar tanpa hambatan lalu lintas.
Menjadi moda rel otomatis pertama di Indonesia dengan jaringan layang terpanjang, LRT Jabodebek tak hanya mengedepankan efisiensi, tetapi juga menjadikan keselamatan dan kenyamanan sebagai prioritas utama. Hal ini diwujudkan melalui perawatan sarana yang dilakukan secara rutin dan menyeluruh oleh teknisi bersertifikasi.
Pemeriksaan harian atau disebut (Daily Check) dilakukan setiap hari sebelum kereta dioperasikan. Pemeriksaan harian meliputi pengecekan fungsi pada sistem pengereman, propulsi, kelistrikan, AC, sistem informasi penumpang berupa suara maupun layar, dan penunjang keselamatan seperti interkom, apar, CCTV. Pengecekan ini bertujuan agar kereta selalu dalam kondisi siap pakai dan aman bagi seluruh pengguna.
Selain itu perawatan bulanan dilakukan secara menyeluruh pada rangka atas dan rangka bawah kereta. Rangka atas termasuk interior eksterior kereta, AC, kelistrikan. Rangka bawah termasuk komponen bogie (roda), sistem suspensi, dan komponen mekanik dan elektrik lainnya. Seluruh proses dilakukan di Depo LRT Jabodebek yang dilengkapi fasilitas modern.
“Walaupun LRT Jabodebek berjalan otomatis, kami tetap menempatkan standar perawatan sebagai prioritas. Semua pemeriksaan dilakukan berkala dan menyeluruh agar sarana selalu dalam kondisi terbaik,” ujar Executive Vice President LRT Jabodebek Mochamad Purnomosidi.
Untuk memantau kondisi kereta secara real-time, LRT Jabodebek juga menggunakan sistem digital bernama Integrated Maintenance and Asset Management (IMAM). Sistem ini mencatat seluruh riwayat perawatan dan membantu deteksi dini terhadap potensi gangguan.
Dengan perpaduan antara teknologi modern dan manajemen perawatan yang disiplin, LRT Jabodebek hadir sebagai solusi transportasi publik masa kini yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat perkotaan.
You may also like
-
Certyxio Mengungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi untuk Memberdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran
-
Dari Balik Jeruji ke Panggung Rakyat: Nato Band & Musik Daul Lapas Pamekasan Guncang Ribuan Warga Pamekasan
-
Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan
-
Intel Lampaui Ekspektasi Q4, Tapi Saham Tertekan oleh Outlook 2026
-
FLOQ Sukses Selenggarakan Media Gathering tentang Pasar Kripto Indonesia, Didukung oleh VRITIMES
Certyxio Mengungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi untuk Memberdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran
Dari Balik Jeruji ke Panggung Rakyat: Nato Band & Musik Daul Lapas Pamekasan Guncang Ribuan Warga Pamekasan
Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan