PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) program Bina Lingkungan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di wilayah Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Bantuan yang diberikan dengan total senilai Rp. 550 juta ini merupakan wujud nyata kepedulian KAI kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Tasikmalaya, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) program Bina Lingkungan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di wilayah Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Bantuan yang diberikan dengan total senilai Rp. 550 juta ini merupakan wujud nyata kepedulian KAI kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga sebagai mitra yang berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program TJSL KAI tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, namun juga pemberdayaan masyarakat agar dapat mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Tim TJSL KAI kepada penerima di Stasiun Tasikmalaya. Bantuan yang diberikan untuk pengembangan usaha untuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kahuripan Balarea di Desa Cigedug, Kelompok Tani Taruna Tani Mekar Bayu di Desa Ciganjeng, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Laliluland Desa Sari Bakti, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sauyunan Jamur Nagrak Desa Mangkurayat, Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kerjasama Desa Sukahurip, dan Kelompok Tani Sinar Raja Desa Andapraja, serta pembangunan sarana Pendidikan di YPI Al-Fattah Tunggilis Desa Tunggilis dan Yayasan Masaalikul Ihtida Kampung Cicangkudu.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara KAI dan masyarakat, khususnya di wilayah Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran yang masuk dalam wilayah operasional KAI Daop 2 Bandung.
Dengan adanya dukungan ini, KAI mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan bantuan secara optimal, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.
You may also like
-
Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Semakin Dimanfaatkan, Dukung Perjalanan Pengguna Lebih Praktis dan Nyaman
-
Konsisten Jalankan Praktik Keberlanjutan, WSBP Raih Penghargaan Pada Ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026
-
Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas
-
Kanteen Resmi Bertransformasi Menjadi Kanteen & Co., Hadirkan Konsep Social Dining Berbasis Komunitas
-
KAI Bandara Layani 78.226 Penumpang Selama Libur May Day 2025, Ajak Masyarakat Tertib Saat Melintas Perlintasan
Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Semakin Dimanfaatkan, Dukung Perjalanan Pengguna Lebih Praktis dan Nyaman
Konsisten Jalankan Praktik Keberlanjutan, WSBP Raih Penghargaan Pada Ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026
Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas