Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, KAI Daop 4 Semarang menghadirkan suasana kemerdekaan yang penuh semangat di berbagai stasiun dan perjalanan kereta api.
Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, KAI Daop 4 Semarang menghadirkan suasana kemerdekaan yang penuh semangat di berbagai stasiun dan perjalanan kereta api. Sejumlah kegiatan dikemas secara meriah dan penuh makna, tidak hanya sebagai bentuk perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air bagi seluruh pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa pada momen detik-detik proklamasi, pelanggan diajak untuk bersama-sama mengheningkan cipta di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta. Suasana hening yang khidmat tersebut kemudian dilanjutkan dengan lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama oleh petugas dan pelanggan.
“Kehadiran momen sakral ini di tengah perjalanan kereta api menciptakan pengalaman berbeda yang diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa,” kata Franoto.
Tidak hanya itu, Franoto enambahkan bahwa semarak kemerdekaan juga hadir melalui berbagai lomba khas 17 Agustusan yang digelar di Stasiun Semarang Tawang, seperti lomba tebak-tebakan Pahlawan Nasional, tiup balon, injak balon, dan lempar gelang rotan.
“Lomba tersebut menjadi wadah interaksi hangat antara pelanggan dan insan KAI, yang menghadirkan suasana guyub dan penuh keceriaan. Di sela-sela kegiatan, KAI Daop 4 Semarang juga membagikan merchandise eksklusif sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan yang telah setia menggunakan jasa kereta api,” ungkap Franoto.
KAI Daop 4 juga telah menghias stasiun dengan bendera, spanduk, dan ornamen bernuansa merah putih yang menjadikan suasana stasiun semakin semarak. Dekorasi serupa juga dapat ditemui pada rangkaian kereta dan lokomotif, sehingga pelanggan merasakan atmosfer perayaan kemerdekaan sejak berada di stasiun hingga sepanjang perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan transportasi yang tidak hanya mengutamakan kenyamanan dan keselamatan, tetapi juga memberikan nilai kebangsaan yang mendalam.
“Kami ingin agar momentum bersejarah ini dapat dirasakan secara langsung oleh pelanggan di setiap perjalanan. Perayaan HUT ke-80 RI bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan besar bangsa. Melalui kegiatan ini, KAI ingin menjadi bagian dari upaya menjaga semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Franoto.
Sementara itu pada hari Minggu (17/8) ini KAI Daop 4 Semarang mencatat volume keberangkatan penumpang sebanyak 15.538 penumpang dan kedatangan sebanyak 16.093 penumpang. Data tersebut diambil per pukul 09.00 WIB.
“KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada para pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik pada libur panjang akhir pekan ini. Kami sarankan agar pelanggan segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya, serta datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean. Dengan perencanaan perjalanan yang baik, perjalanan akan lebih nyaman dan lancar,” ujar Franoto.
You may also like
-
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
-
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
-
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
-
Data Ekonomi Penting yang Perlu Dipantau Pelaku Pasar Setiap Pekan
-
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tinjau Normalisasi Sungai Air Dingin Padang, Menteri PU Instruksikan Percepatan Penanganan dan Keterlibatan Masyarakat Melalui Program Padat Karya
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang