KAI menginformasikan bahwa operasional LRT Jabodebek tetap normal dan aman pasca gempa dengan magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB.
Sebagai langkah mitigasi, perjalanan sempat dijalankan menggunakan mode Supervised Manual Mode dengan Train Attendant berada di kabin untuk memastikan kondisi lintas aman. Kini, seluruh layanan LRT Jabodebek telah kembali berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada para pengguna atas kepercayaan yang diberikan. Operasional LRT Jabodebek saat ini dalam kondisi normal dan aman, dan kami berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan serta kenyamanan perjalanan. Kami juga berharap tidak terdapat dampak negatif, kerusakan, maupun korban jiwa atas gempa yang terjadi,” ujar Executive Vice President Divisi LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi.
KAI mengimbau seluruh pengguna untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di stasiun maupun selama perjalanan.
You may also like
-
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
-
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
-
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia
-
Mudik Lebih Ringan, Perjalanan Lebih Tenang Bersama MIND ID
-
Sambut Lebaran, BRI Finance Perkuat Akses Pembiayaan Mobil Baru untuk Perjalanan yang Lebih Berkualitas
Tembus 523 Ribu Kendaraan Melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama, Mobilitas ke Timur Trans Jawa Melonjak Signifikan
Cara Mengenali Saham Berisiko Tinggi di Pasar Modal
Proyek Koperasi Merah Putih Dimulai, Kebutuhan Besi Mulai Diperebutkan di Seluruh Indonesia