PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menggelar lomba unik berupa Tarik Lokomotif yang berlangsung di Depo Lokomotif Bandung, Kamis (21/8). Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai Daop 2 Bandung sebagai wujud semangat perjuangan dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Lokomotif yang menjadi ikon utama perkeretaapian series 206 dengan berat 80 Ton ditarik secara berkelompok oleh para pegawai dengan penuh semangat sejauh 20 meter.
Bandung, Jawa Barat – Masih dalam suasana memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menggelar lomba unik berupa Tarik Lokomotif yang berlangsung di Depo Lokomotif Bandung, Kamis (21/8).
Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai Daop 2 Bandung sebagai wujud semangat perjuangan dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan. Lokomotif yang menjadi ikon utama perkeretaapian series 206 dengan berat 80 Ton ditarik secara berkelompok oleh para pegawai dengan penuh semangat sejauh 20 meter.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung menjelaskan bahwa perlombaan ini bukan hanya sekadar adu kekuatan fisik, tetapi juga menjadi simbol kerja sama, persatuan, serta daya juang yang tinggi layaknya semangat para pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan.
“Melalui lomba tarik lokomotif ini, kami ingin menghadirkan makna bahwa apa pun tantangan yang dihadapi, jika dilakukan bersama dengan semangat kebersamaan, maka tujuan besar dapat dicapai. Sama halnya dengan perjuangan para pahlawan bangsa yang bersatu untuk meraih kemerdekaan,” ujar Kuswardojo.
Kuswardojo juga menambahkan bahwa kegiatan ini digelar untuk menanamkan nilai perjuangan, kekompakan, serta jiwa sportivitas di kalangan pegawai.
Selain lomba tarik lokomotif, berbagai perlombaan yang merakyat turut digelar, seperti estafet sarung, joget balon, estafet bola air, dan sejumlah lomba hiburan lainnya. Suasana penuh keceriaan ini semakin menambah semangat kebersamaan seluruh pegawai Daop 2 Bandung.
KAI Daop 2 Bandung berharap semangat kemerdekaan ini dapat menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti di medan pertempuran, namun terus diwujudkan melalui kerja keras, pelayanan terbaik, dan pengabdian kepada bangsa serta masyarakat.
You may also like
-
Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global
-
Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia
-
Barantum Maksimalkan Campaign Marketing dengan Broadcast WhatsApp
-
Orang Tua Tak Perlu Khawatir, BINUS UNIVERSITY Siapkan Talenta Hospitality yang Siap dan Relevan dengan Kebutuhan Industri Berkelanjutan
-
ARBA Produk Asli Anak Bangsa Yang Merubah Standar Industri Hospitality: Dari Sekadar Okupansi ke Mesin Profit Berbasis Sistem
Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global
Lintasarta Rayakan 38 Tahun Perjalanan, Hadirkan Komitmen Empowering Beyond untuk Indonesia
Barantum Maksimalkan Campaign Marketing dengan Broadcast WhatsApp