Jakarta, 18 September 2025 – Dunia perbankan terus berbenah untuk mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam hal digitalisasi dan pemanfaatan teknologi canggih. Salah satu langkah terbaru datang dari PT. BPR Vima (Bank Vima) yang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Moneta AI, perusahaan teknologi yang dikenal dengan keunggulan di bidang kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan teknologi AI dalam proses analisa kredit, menjadikannya lebih cepat, akurat, dan lebih mudah
Analisa Kredit Tak Lagi Ribet
Bagi banyak orang, proses pengajuan kredit seringkali identik dengan tumpukan dokumen, wawancara panjang, dan waktu tunggu yang lama. Dengan kolaborasi ini, Bank Vima ingin mematahkan stigma tersebut.
Teknologi AI dari Moneta memungkinkan sistem untuk menganalisa kelayakan kredit secara real-time, hanya dalam hitungan menit. Tidak hanya melihat data keuangan formal, AI ini juga dapat memanfaatkan data alternatif, seperti histori transaksi, kebiasaan penggunaan smartphone, hingga perilaku di e-commerce untuk membentuk profil risiko calon peminjam.
“Kami ingin menghadirkan sistem yang lebih adil dan efisien. Dengan bantuan AI, proses kredit bisa menjadi lebih inklusif tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian,” ungkap Rangga Mahisa Brahmara, Direktur Utama Bank Vima.
Peluang untuk Mereka yang Tak Terjangkau Sistem Konvensional
Salah satu kekuatan utama dari teknologi Moneta terletak pada kemampuannya untuk memperluas akses keuangan bagi kelompok unbanked dan underbanked — individu dan bisnis yang tidak memiliki riwayat kredit atau akses ke layanan keuangan formal.
Selama ini, banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pekerja sektor informal yang sebenarnya layak menerima kredit tetapi tidak mampu memperoleh pembiayaan karena kurangnya data di sistem perbankan tradisional. “AI kami dibangun untuk mengatasi tantangan ini,” kata Sergei Kuzmin, CEO Moneta.
Melalui kolaborasi ini, Bank Vima bertujuan memperluas jangkauan, memberdayakan lebih banyak UMKM untuk berkembang sekaligus mengurangi kredit bermasalah (Non-Performing Loans / NPL) melalui prediksi risiko yang sangat akurat dan penilaian debitur yang lebih maju.
Masa Depan Kredit Ada di Ujung Jari
Dengan semakin banyaknya institusi keuangan yang memanfaatkan teknologi AI, masa depan proses kredit tampaknya akan makin praktis dan merata. Masyarakat tidak lagi harus datang ke kantor cabang atau menyiapkan tumpukan dokumen.
Lewat kerja sama seperti ini, Bank Vima dan Moneta memberi gambaran bahwa masa depan kredit adalah cepat, cerdas, dan inklusif.
Editor’s Note:
Bank Vima adalah institusi perbankan Bank Perekonomian Rakyat yang berfokus pada pembiayaan inklusif berbasis digital. Sementara Moneta adalah perusahaan teknologi finansial terkemuka, mengembangkan solusi kecerdasan buatan mutakhir untuk sektor keuangan di seluruh Asia Tenggara, membantu bank dan pemberi pinjaman membuka peluang baru dalam keuangan inklusif.
You may also like
-
Mesin Ekonomi Pertanian: Bagaimana Token AZOE Menggerakkan Protokol Agryzome
-
Proxethix Mengungkap Model Ekonomi: Bagaimana Token PREI Menggerakkan Infrastruktur AI yang Berdaulat
-
Certyxio Mengungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi untuk Memberdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran
-
Dari Balik Jeruji ke Panggung Rakyat: Nato Band & Musik Daul Lapas Pamekasan Guncang Ribuan Warga Pamekasan
-
Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan
Mesin Ekonomi Pertanian: Bagaimana Token AZOE Menggerakkan Protokol Agryzome
Proxethix Mengungkap Model Ekonomi: Bagaimana Token PREI Menggerakkan Infrastruktur AI yang Berdaulat
Certyxio Mengungkap Tokenomics CRYI: Model Utilitas Deflasi untuk Memberdayakan Ekonomi Pasca-Kebenaran