Palembang, 14 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat tren positif minat wisatawan asing yang menggunakan layanan kereta api sebagai moda transportasi utama untuk menjelajahi destinasi wisata di Sumatera Selatan. Dari bulan Januari hingga triwulan III Tahun 2025, sebanyak 1.097 wisatawan mancanegara tercatat menggunakan kereta api baik di wilayah Divre III Palembang.
Dari jumlah tersebut, 523 wisatawan asing menggunakan layanan kereta api melalui Stasiun Kertapati Palembang, yang merupakan salah satu pintu utama perjalanan wisata di Sumatera Selatan.
Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa tren positif ini sejalan dengan meningkatnya minat wisatawan asing terhadap kekayaan budaya, sejarah, dan keindahan alam yang dimiliki Sumatera Selatan.
“Kereta api menjadi pilihan transportasi favorit bagi wisatawan mancanegara karena dinilai nyaman, aman, dan efisien untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa layanan KAI turut berkontribusi dalam mendukung sektor pariwisata di Sumatera Selatan,” ungkap Aida.
Destinasi Wisata Favorit di Sumatera Selatan
Adapun beberapa destinasi unggulan yang menjadi tujuan wisatawan baik asing maupun domestik Sumatera Selatan antara lain:
1. Jembatan Ampera: ikon Kota Palembang yang membentang megah di atas Sungai Musi.
2. Benteng Kuto Besak: peninggalan Kesultanan Palembang yang bersejarah di tepi Sungai Musi.
3. Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo atau dikenal dengan Masjid Agung Palembang sebagai tempat wisata religi yang merupakan Masjid peninggalan Kesultanan Palembang dan telah menjadi Masjid Regional di kawasan ASEAN
4. Museum Monumen Amanat Perjuangan Rakyat (Monpera) yang terletak berdekatan Benteng Kuto Besak dan Jembatan Ampera
5. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II: menyimpan koleksi sejarah dan artefak kebudayaan khas Palembang.
6. Pulau Kemaro: pulau bersejarah di Sungai Musi yang dikenal dengan kisah legenda dan perayaan budaya.
7. Kampung Al-Munawar: kampung Arab dengan arsitektur rumah tradisional yang unik.
8. Masjid Cheng Ho: masjid bercorak arsitektur Tiongkok, dibangun sebagai penghormatan pada Laksamana Cheng Ho.
9. Gunung Dempo di Pagar Alam: destinasi favorit pendaki dengan pemandangan perkebunan teh yang asri.
10. Danau Ranau: danau terbesar kedua di Sumatera dengan panorama indah serta sumber air panas di Pulau Marisa.
11. Air Terjun Lematang Indah yang terletak di jalur Lahat – Pagar Alam, salah satu air terjun terindah di Sumatera Selatan.
12. Museum Al Quran Al Akbar Gandus, di mana wisatawan dapat melakukan wisata religi di Museum Bayt Al-Quran Al-Akbar sebagai tempat wisata Al-Quran raksasa.
KAI Divre III Palembang terus berupaya menciptakan ekosistem perjalanan yang berkesan dan berkelanjutan. Serta terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan, termasuk wisatawan asing, dengan menghadirkan fasilitas kereta api yang nyaman dan mendukung mobilitas wisatawan ke berbagai daerah.
“Kami berharap tren positif ini terus meningkat sehingga pariwisata di Sumatera Selatan semakin dikenal. Kereta api akan terus menjadi mitra transportasi yang andal, ramah lingkungan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Aida.
You may also like
-
Era Baru Budidaya Udang Indonesia Tiba : FisTx Terapkan Sistem Perlindungan Berlapis UV dan Elektrolisis di Tambak Banyuwangi
-
KAI Daop 2 Bandung Himbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun, Khusus Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Jam Keberangkatan KA
-
Bittime Tegaskan Pentingnya Literasi, Tantangan serta Peluang Investasi di Era Digital
-
The Grand Blessing of Ramadan di Grand Metropolitan Bekasi, Menghadirkan Harmoni dan Kemeriahan di Bulan Suci
-
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional
Era Baru Budidaya Udang Indonesia Tiba : FisTx Terapkan Sistem Perlindungan Berlapis UV dan Elektrolisis di Tambak Banyuwangi
Is Ramadan a Quiet Month for Markets or Just Misunderstood?
วิฟ เฮลท์ แอนด์ นูทริชัน เอเชีย (Health & Nutrition Asia) 2026 ปิดฉากความสำเร็จ ตอกย้ำเวทีธุรกิจอาหารสัตว์และสุขภาพสัตว์ของเอเชีย