Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan prima dan menjamin keselamatan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus melakukan perawatan dan evaluasi fasilitas di berbagai stasiun, termasuk Stasiun Mojokerto yang menjadi salah satu simpul penting pergerakan penumpang di wilayah tengah Jawa Timur.
Pada Selasa (21/10), jajaran manajemen KAI Daop 8 Surabaya melaksanakan pengecekan lintas wilayah tengah dengan rute Surabaya Gubeng – Tarik – Mojokerto – Tulangan – Sidoarjo, untuk memastikan seluruh aspek pelayanan dan operasional berjalan dengan aman, andal, dan efisien.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah optimalisasi fasilitas dan peningkatan pelayanan pelanggan di Stasiun Mojokerto, meliputi area pelayanan penumpang, kenyamanan ruang tunggu, kebersihan lingkungan, serta kelancaran proses naik-turun penumpang.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan lintas merupakan bagian dari langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga mutu layanan dan keandalan operasional di lapangan.
“KAI ingin memastikan seluruh fasilitas di Stasiun Mojokerto berada dalam kondisi optimal. Mulai dari ruang tunggu, peron, sistem informasi perjalanan, hingga kebersihan lingkungan, semuanya harus siap melayani pelanggan dengan aman dan nyaman,” ujar Luqman Arif.
Dalam kesempatan tersebut, tim juga meninjau kelancaran perjalanan kereta (perka) di sekitar lintas Mojokerto, mencakup pemeriksaan jalur rel, wesel, jembatan, sistem persinyalan, dan perlintasan sebidang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta tetap tepat waktu, aman, dan andal, baik untuk kereta jarak jauh maupun Commuter Line.
Selain pemeriksaan teknis, manajemen Daop 8 juga berinteraksi langsung dengan petugas di lapangan guna memastikan kesiapan pelayanan serta mendengarkan masukan untuk peningkatan kualitas layanan pelanggan.
Usai kegiatan, tim melaksanakan rapat evaluasi guna menindaklanjuti hasil temuan di lapangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, fasilitas dan infrastruktur di Stasiun Mojokerto dinyatakan dalam kondisi baik dan siap operasi, mendukung kelancaran aktivitas penumpang serta operasional kereta api di lintas tengah Jawa Timur.
“KAI terus berkomitmen untuk meningkatkan standar keselamatan dan pelayanan di seluruh lintas operasional, termasuk di Stasiun Mojokerto yang memiliki peran strategis sebagai simpul mobilitas masyarakat. Dengan infrastruktur yang terjaga dan layanan yang semakin prima, kami ingin memastikan pengalaman pelanggan semakin nyaman dan memuaskan,” pungkas Luqman.
Melalui kegiatan pengecekan lintas ini, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan konsistensinya dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, andal, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan KAI dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi hijau di wilayah Jawa Timur.
You may also like
-
BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar
-
Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU
-
KAI Divre III Palembang Pastikan Keandalan Prasarana melalui Cek Lintas Jalan Kaki Wilayah Penimur.
-
KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal
-
KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kereta Api, Tegaskan Sanksi Hukum atas Aksi Vandalisme di Jalur Bagor–Nganjuk
Luhilo Emerges as the Most Inquired Skin Booster at Mold Manila, Reflecting a Shift Toward Skin Health Over Instant Results
BRICS 2026 dan Peran India dalam Membentuk Tatanan Dunia Multipolar
Guna Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumatera Utara, Kementerian PU Terjunkan Tim Mahasiswa dari Politeknik PU