Masih dalam semangat memperingati Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober, LRT Jabodebek berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an wal Hadits Jatiwaringin mengajak 1.200 santri mengikuti kegiatan edukasi transportasi publik. Kegiatan yang berlangsung pada 26 Oktober 2025 ini menjadi pengalaman belajar langsung bagi para santri untuk mengenal sistem transportasi serta beragam profesi yang berperan di balik layanan LRT Jabodebek.
Para santri memulai perjalanan mereka dari Stasiun Jatibening Baru menuju Stasiun Cikoko. Sejak tiba di stasiun keberangkatan, mereka sudah diperkenalkan pada berbagai hal seputar layanan LRT Jabodebek, mulai dari tata cara tap in menggunakan kartu uang elektronik, pentingnya menjaga ketertiban di area stasiun, hingga cara naik dan turun kereta dengan aman. Petugas LRT Jabodebek juga memberikan penjelasan tentang etika menggunakan transportasi publik agar para santri dapat menjadi pengguna yang tertib dan saling menghormati.
Tak hanya itu, para santri juga mendapat kesempatan untuk mengenal lebih dekat profesi yang bekerja di lingkungan LRT Jabodebek. Mereka diperkenalkan pada petugas Ticketing Officer yang melayani transaksi tiket dan membantu pengguna di area gate, Kepala Stasiun dan Station Officer yang mengatur operasional dan kenyamanan di stasiun, serta Train Attendant yang mendampingi pengguna di dalam kereta dan memastikan perjalanan berlangsung aman. Melalui pengenalan ini, para santri diajak memahami bahwa di balik perjalanan yang nyaman, ada peran penting dari para petugas yang bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Di perjalanan menuju Stasiun Cikoko, suasana penuh semangat tampak dari antusiasme para santri yang ingin tahu lebih banyak tentang operasional LRT Jabodebek. Petugas pun menjelaskan berbagai hal menarik seputar layanan dan tugas mereka, baik selama perjalanan maupun di stasiun. Pengalaman ini menjadi momen edukatif yang menyenangkan sebelum para santri melanjutkan kegiatan memperingati Hari Santri di kawasan Monumen Nasional.
Executive Vice President LRT Jabodebek Purnomosidi mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya LRT Jabodebek untuk mendekatkan layanan transportasi publik kepada berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan kepada para santri bahwa transportasi publik bukan hanya sarana perjalanan, tetapi juga wadah belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Kami berharap pengalaman ini bisa menumbuhkan kebanggaan serta rasa peduli terhadap pentingnya layanan publik yang aman dan tertib,” ujar Purnomosidi.
Melalui kegiatan edukasi seperti ini, LRT Jabodebek berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda, terutama tentang pentingnya disiplin, menghargai waktu, dan menjaga fasilitas umum. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian LRT Jabodebek dalam berkontribusi bagi dunia pendidikan dengan menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan di luar ruang kelas.
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco