Sepanjang tahun 2025, Stasiun Pekalongan melayani pergerakan penumpang kereta api dengan volume yang stabil dan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2025, Stasiun Pekalongan melayani pergerakan penumpang kereta api dengan volume yang stabil dan menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api untuk perjalanan jarak jauh maupun kegiatan sehari-hari di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa selama tahun 2025, jumlah penumpang keberangkatan dari Stasiun Pekalongan tercatat sebanyak 634.330 penumpang. Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 630.477 penumpang.
“Peningkatan volume keberangkatan ini menunjukkan bahwa Stasiun Pekalongan tetap menjadi salah satu stasiun andalan masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api, khususnya untuk perjalanan jarak jauh,” kata Luqman.
Selain keberangkatan, volume penumpang kedatangan di Stasiun Pekalongan juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sepanjang tahun 2025, jumlah penumpang kedatangan tercatat sebanyak 673.656 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 599.826 penumpang.
Menurut Luqman, kenaikan jumlah penumpang kedatangan tersebut mencerminkan peran Stasiun Pekalongan sebagai salah satu pintu masuk penting menuju wilayah Pantura Jawa Tengah.
“Stasiun Pekalongan tidak hanya melayani masyarakat yang bepergian ke luar daerah, tetapi juga menjadi tujuan perjalanan bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Tingginya tingkat kunjungan yang diakomodir melalui moda kereta api turut mendukung pergerakan aktivitas ekonomi, khususnya sektor jasa, perdagangan, dan UMKM di Kota Pekalongan,” ujarnya.
Sementara itu, secara keseluruhan KAI Daop 4 Semarang tercatat telah memberangkatkan sebanyak 5.866.745 penumpang Kereta Api Jarak Jauh selama tahun 2025. Jumlah tersebut meningkat 5,18 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 5.578.040 penumpang.
Selain keberangkatan, jumlah kedatangan penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Daop 4 juga mencapai 5.928.957 penumpang, atau naik 10,50 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 5.365.489 penumpang.
Lebih lanjut, Luqman menegaskan bahwa di tengah tingginya volume pergerakan penumpang tersebut, KAI Daop 4 Semarang tetap menempatkan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama.
“KAI Daop 4 Semarang akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan aspek keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan penumpang. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi sepanjang tahun 2025,” tutup Luqman.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Metland Hotel Cirebon Gelar Bakti Sosial & Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-12
-
Kementerian PU Terlibat dalam Penanganan Dampak Banjir Bandang di Pemalang, Jawa Tengah
-
Tinjau Banjir Bekasi, Menteri PU Dody Hanggodo Pastikan Penanganan Terpadu Hulu–Hilir dan Kerahkan Pompa Mobile
-
Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga pada 2026
-
KA Gumarang Berhenti di Stasiun Kradenan dan KA Matarmaja Berhenti di Stasiun Kedungjati per 1 Februari 2026, KAI Hadirkan Tambahan Alternatif KA bagi Warga Grobogan
Praxismed Brings Globally Renowned EMG Expert Dr. Sanjeev Nandedkar to the Philippines for Advanced EMG Training
Indonesia’s Property Market Is Pushing Foreign Investors Toward Corporate Ownership
Metland Hotel Cirebon Gelar Bakti Sosial & Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-12