Cilegon, 3 Februari 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) terus memperkuat daya saing Kawasan Industri Krakatau sebagai ekosistem industri terintegrasi bernilai tambah tinggi. Hal ini ditandai dengan peresmian fasilitas multifungsi The Level serta empat proyek strategis lainnya guna meningkatkan daya tarik kawasan bagi tenant industri, mitra usaha, dan investor global.
Sebagai bagian dari The Level, Perseroan menghadirkan fasilitas lapangan
padel pertama di Kawasan Industri Krakatau sebagai sarana olahraga sekaligus
ruang interaksi antar tenant. “Kehadiran fasilitas ini merupakan investasi
terhadap human capital sekaligus upaya memperkuat kolaborasi, yang pada
akhirnya meningkatkan daya tarik kawasan bagi tenant dan calon investor,” jelas
Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan.
Perkuat Produktivitas dan Kolaborasi Kawasan
The Level hadir sebagai fasilitas multifungsi yang
dirancang untuk menyinergikan aktivitas bisnis, interaksi antar-tenant, dan
gaya hidup modern di tengah kawasan industri. Direktur Utama PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa arah pengembangan kawasan
kini melampaui penyediaan infrastruktur fisik semata, dengan fokus utama pada
peningkatan kualitas ekosistem kerja secara menyeluruh.
“Kami membangun Kawasan Industri Krakatau sebagai
ekosistem industri terpadu yang memprioritaskan kualitas lingkungan kerja
sekaligus kualitas hidup. Hal ini krusial karena esensi transformasi industri
sejatinya terletak pada manusia sebagai penggerak utama produktivitas,” ungkap
Dr. Akbar Djohan, yang juga mengemban amanah sebagai Chairman Indonesia Iron
& Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik &
Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).
Melalui PT Krakatau Sarana Properti, fasilitas ini
diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi daya saing
kawasan di mata investor global.
Kawasan Terintegrasi sebagai Value Creator Ekonomi Nasional.
Direktur Utama PT Krakatau Sarana Properti, Syafiq
Hadi, mengemukakan bahwa inisiatif proyek strategis ini merupakan bagian
fundamental dari strategi optimalisasi aset dan peningkatan nilai kawasan
secara holistik.
“Arah pengembangan kami sangat jelas: membangun
kawasan industri yang terintegrasi, adaptif, dan bernilai tambah tinggi. Tujuan
utamanya adalah untuk secara langsung mendukung produktivitas tenant yang
beroperasi di sini, sekaligus meningkatkan daya saing kawasan industri secara
keseluruhan,” tegas Syafiq Hadi.
Transformasi Kawasan Industri Krakatau ini secara
strategis sejalan dan mendukung Asta Cita Presiden RI dalam upaya memperkuat
industrialisasi nasional dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal ini sekaligus mempertegas peran Krakatau Steel Group sebagai motor
penggerak nilai ekonomi kawasan yang berkelanjutan.
Ekspansi Logistik dan Modernisasi Aset Strategis
Sebagai langkah nyata dalam memperkuat rantai pasok,
PT Krakatau Sarana Properti (PT KSP) meresmikan tambahan lima unit Pergudangan
Blok C dengan total luas 5.760 meter persegi. Fasilitas ini dirancang khusus
untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan logistik yang kian dinamis.
Paralel dengan ekspansi fisik, Perseroan juga melakukan optimalisasi aset
melalui renovasi Mess Billet serta modernisasi Birdie Café dan Lobby Utama
Krakatau Water World, yang bertujuan meningkatkan standar layanan bagi seluruh
penghuni kawasan.
Peresmian proyek strategis ini yang diresmikan pada
27 Januari 2026 dan dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Krakatau Steel
(Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran
manajemen Krakatau Steel Group serta pemangku kepentingan kunci, termasuk Ketua
KONI Kota Cilegon, Irfan Ali Hakim, dan Kepala Seksi TIKIM Kantor Imigrasi
Kelas II TPI Cilegon, Budi Irawan. Sinergi ini mempertegas komitmen perusahaan
dalam membangun ekosistem industri yang inklusif dan bertaraf internasional di
Cilegon.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
-
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
-
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh
-
Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Divre I Sumut Berhasil Sertifikasi 1 Juta Meter Persegi Lahan di Tahun 2025
-
Pengguna Internet WiFi di Pekanbaru Semakin Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi yang Lebih Stabil
Genap Setahun Beroperasi, KA Gunungjati Angkut 248 Ribu Penumpang dari Daop 1 Jakarta
KAI Daop 9 Jember Perkuat Keselamatan Perjalanan KA melalui Upgrade Prasarana Sepanjang 2025
Masuki Masa Transisi Pemulihan Pascabencana, Kementerian PU Lanjutkan Program Rehabilitasi Infrastruktur Dasar di Provinsi Aceh