Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia, BRI Region 6 menyelenggarakan program pendidikan bagi Petugas Penunjang Operasional (PPO) bidang Logistik dari seluruh Unit Kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Qlolal Gedung BRI Region 6 dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Pendidikan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan serta meningkatkan keahlian PPO dalam bidang kelogistikan, sehingga mampu menjalankan tugas secara lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan logistik, pengendalian aset, hingga optimalisasi proses distribusi di lingkungan kerja.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan studi kasus yang relevan dengan kondisi operasional di lapangan. Dengan metode tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan secara praktis dalam pekerjaan sehari-hari.
Melalui pelaksanaan pendidikan ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Region 6 menegaskan komitmennya dalam menciptakan SDM yang unggul dan andal, khususnya di bidang logistik, guna mendukung kelancaran operasional dan peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Bittime Catatkan Lonjakan Bitcoin (BTC) Hingga 4,8%, Menyusul Peningkatan Trading Volume USDT/IDR dalam Sepekan
-
MMA Creative Summit Indonesia 2026 Perkuat Kolaborasi Pemimpin Kreatif dan Bisnis Tanah Air
-
Konsisten Dorong Inovasi Digital Perbankan, Bank Raya Kembali Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2026
-
Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah
-
Trading Tanpa Delay, Trader Ini Akui Aplikasi HSB Investasi Stabil
7 Reasons to Hire Wilfredo Dordas Jr. (The SEO Who Actually Builds Things That Last)
10 Delicious Reasons to Book Kilig Bali: Meet Chef Juan Gadi, Ubud’s Best Private Chef & Catering Experience
10 Real Reasons Why Jin Grey Should Be Your SEO Consultant in 2026