KAI Bandara mencatat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur May Day yang berlangsung pada 30 April 2026 hingga 3 Mei 2026, dengan total 28 ribu penumpang menggunakan layanan Kereta Api Bandara YIA.
Dari total tersebut, sebanyak 18 ribu penumpang menggunakan KA YIA Reguler, sementara 10 ribu penumpang memilih layanan KA YIA Xpress. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa kereta api bandara tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk perjalanan menuju dan dari Bandar Udara Internasional Yogyakarta karena keunggulannya dalam ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api bandara.
“Momentum libur May Day menjadi salah satu periode penting yang menunjukkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat. Kami bersyukur KAI Bandara dapat melayani 28.511 penumpang dengan baik. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan, ketepatan waktu, maupun keselamatan perjalanan,” ujar Direktur Utama KAI Bandara.
Lebih lanjut, KAI Bandara juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan kereta api. Disiplin dan kesabaran pengguna jalan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih taat terhadap rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang, tidak menerobos palang pintu, serta bersabar saat kereta api melintas. Keselamatan adalah prioritas utama dan menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
-
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik
-
Apa Itu Databricks? Fungsi dan Cara Kerja Platform Big Data
-
Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional
-
Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang
Qiscus Strengthens Malaysia Presence with AI-Powered Customer Engagement Solutions
Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?
Kedutaan Besar India Perluas Kerja Sama Pendidikan dengan UNNES, Dorong Pelatihan Dosen dan Kolaborasi Akademik