CEO FisTx Rico Wisnu Wibisono luncurkan seri “Catatan Sang Petambak Udang”, bagikan pengalaman lapangan sebagai petambak & konsultan lewat 3 e-book gratis.
Yogyakarta, Di balik jabatan CEO Fistx Indonesia, Rico Wisnu Wibisono menghabiskan sebagian besar kariernya bukan di balik meja, melainkan di pematang tambak. Sebelum membangun FisTx menjadi perusahaan teknologi akuakultur, ia lebih dulu turun langsung sebagai pembudidaya udang dan menjadi konsultan bagi puluhan tambak di berbagai wilayah Indonesia pengalaman yang kini ia rangkum dalam sebuah seri catatan lapangan bertajuk “Catatan Sang Petambak Udang.”
Seri ini lahir dari keresahan yang sama, yang berulang kali ia temui di lapangan: banyak keputusan teknis di tambak masih diambil berdasarkan kebiasaan atau intuisi, bukan data. Padahal, jarak antara panen gagal dan panen sukses seringkali hanya berjarak satu perhitungan yang keliru, satu indikator yang terlewat, atau satu solusi yang datang terlambat.
“Catatan Sang Petambak Udang” memosisikan Rico bukan sekadar sebagai pemimpin perusahaan teknologi, melainkan sebagai seseorang yang pernah dan masih berdiri di titik yang sama dengan petambak: menghadapi udang yang mati mendadak, air yang tiba-tiba keruh, dan kincir yang tak lagi bekerja optimal. Dari titik itulah, ia menulis, bukan sebagai teori, tetapi sebagai catatan dari pengalaman langsung yang kemudian diperkaya dengan riset ilmiah dan solusi teknologi yang dikembangkan FisTx.
Sejauh ini, tiga catatan lapangan telah diterbitkan sebagai bagian dari seri ini, masing-masing membahas satu sisi tantangan yang paling sering dihadapi petambak udang vaname di Indonesia:
– “Kincir Air untuk Tambak Udang” catatan tentang rekayasa aerasi tambak, dari sisi yang jarang dibahas tuntas. Baca Selengkapnya
– “Novel of Vibrio” catatan tentang bagaimana mengelola, bukan sekadar melawan, ancaman bakteri Vibrio. Baca Selengkapnya
– “Cerita dari Kasat Mata: Dari Nano ke Makro” catatan tentang kematian massal udang dan jawaban yang ditemukan di skala nanometer. Baca Selengkapnya
Ketiganya dapat diunduh gratis melalui tautan yang tersedia di masing-masing artikel.
Rico menyampaikan bahwa seri ini akan terus bertambah seiring dengan pengalaman lapangan dan riset yang terus dilakukan oleh tim FisTx bersama para mitra petambak di seluruh Indonesia.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang
-
Mugen 2026: Hadirkan Model Context Protocol (MCP), RevComm Ciptakan Inovasi Voice Analytics untuk Bisnis
-
ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia
-
Rian D’Masiv hingga Didik Nini Thowok Puji Talenta AICE Got You! Solo
-
K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined
Penang Chief Minister to Open R.A.C.E to Zero 2026 Penang Edition as State Drives Semiconductor Supply-Chain Decarbonisation
36 Years of Fertility Care: Metro IVF Responds to Growing Infertility Challenges in Malaysia with Innovation
Masih Ada Waktu! Dupoin Blog Competition Resmi Diperpanjang