Akta pendirian PT Air Minum Jaya (Perseroda) resmi ditandatangani oleh para Direksi PAM JAYA dan Perwakilan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026).
Jakarta, 22 Mei 2026 – Penguatan tata kelola perusahaan, pengembangan layanan yang lebih baik, serta membuka peluang kemitraan strategis untuk bisa mendapatkan pendanaan di luar penyertaan daerah adalah tantangan yang perlu dijawab oleh setiap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Transformasi menuju perusahaan yang bisa berdaya saing secara profesional inilah yang menyebabkan PAM JAYA melakukan perubahan bentuk badan hukum dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Daerah (Perseroda).
Akta pendirian PT Air Minum Jaya (Perseroda) resmi ditandatangani oleh para Direksi PAM JAYA dan Perwakilan Pemprov DKI Jakarta pada Rabu (20/5/2026).
Penandatanganan ini adalah bagian dari proses perubahan bentuk hukum PAM JAYA dari Perumda menjadi Perseroda. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan dan tata kelola perusahaan daerah agar bisa semakin maju, adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang sehat dan berkelanjutan.
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin mengatakan perubahan menjadi Perseroda adalah bagian dari upaya membangun perusahaan publik yang semakin profesional dan modern untuk menghadapi tantangan masa depan. Ini adalah langkah yang perlu ditempuh agar kualitas layanan semakin baik dan semakin bisa menjangkau seluruh masyarakat Jakarta.
“Transformasi ini adalah langkah penting bagi PAM JAYA agar mampu bergerak lebih cepat dalam memperluas layanan air minum perpipaan bagi masyarakat Jakarta. Fokus utama kami tetap sama yaitu menghadirkan layanan air yang lebih merata, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Arief.
Dirinya menjelaskan arti transformasi Perseroda bagi masyarakat Jakarta akan membawa manfaat positif. Pertama, percepatan pencapaian target 100 persen cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta pada tahun 2029.
Kedua, peningkatan kualitas layanan dan pengembangan inovasi digital. Ketiga, tata kelola perusahaan yang lebih transparan, modern, dan berdaya saing. Keempat, penguatan infrastruktur layanan air minum.
“Bapak Gubernur Pramono memiliki visi misi yang besar untuk Jakarta. Jakarta harus berkembang menjadi kota maju. Dalam konteks ini, air perpipaan bukan hanya sekedar layanan dasar, tetapi juga simbol kualitas hidup kota maju yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Kota yang maju pasti memiliki kualitas air yang baik,” terang Arief.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco