Laporan ini menyoroti bagaimana video pendek dari influencer, iklan dalam game (in-game advertising), dan waktu prime-time di malam hari menjadi kunci untuk memenangkan pasar Indonesia.
JAKARTA, INDONESIA – 6 Oktober 2025 – AnyMind Group [TSE:5027], sebuah perusahaan teknologi pemberdayaan end-to-end commerce, hari ini meluncurkan laporan terbarunya yang berjudul “Indonesia Digital Landscape 2025”. Laporan ini menyajikan analisis mendalam mengenai perilaku konsumen digital di Indonesia dan memberikan panduan strategis bagi para pelaku bisnis untuk menavigasi lanskap yang semakin terfragmentasi dan dinamis.
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, perjalanan konsumen (consumer journey) telah berevolusi secara drastis. Konsumen kini berinteraksi dengan brand melalui berbagai titik sentuh (touchpoints) yang tidak lagi linear—mulai dari media sosial, e-commerce, hingga live-commerce. Laporan ini mengupas bagaimana brand dapat mengubah kompleksitas ini menjadi sebuah keunggulan kompetitif.
Salah satu temuan kunci dalam laporan ini adalah dominasi konten video dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Video pendek, terutama yang dibuat oleh influencer, kini menjadi format nomor satu (31%) untuk menarik perhatian audiens di Indonesia. Selain itu, laporan ini juga mengungkap bahwa iklan dalam game dengan rate completion hingga 75% menjadi salah satu kanal paling efektif untuk memicu minat awal konsumen, menunjukkan pergeseran media konsumsi ke platform hiburan interaktif.
“Perilaku konsumen di Indonesia tidak lagi mengikuti alur pemasaran yang tradisional. Seorang konsumen bisa melihat iklan saat bermain game di ponsel, lalu menonton ulasan produk di TikTok, dan akhirnya melakukan pembelian melalui sesi live-stream di malam hari,” ujar Lidyawati Aurelia, Country Manager,AnyMind Group, Indonesia. “Laporan kami menunjukkan bahwa malam hari adalah ‘golden hour’ untuk efektivitas iklan di berbagai platform, mulai dari media sosial hingga mobile video. Memahami nuansa seperti ini sangat krusial bagi keberhasilan sebuah brand.”
Laporan “Indonesia Digital Landscape 2025” ini didukung oleh data primer dari ekosistem platform AnyMind Group, seperti AnyTag (influencer marketing), AnyDigital (digital marketing), POKKT (mobile marketing), dan AnyX (e-commerce), yang diperkaya dengan wawasan konsumen dari audiens Indonesia melalui InQognito Insights.
Beberapa wawasan penting lainnya di dalam laporan:
– Platform Paling Efektif: Analisis platform yang memberikan konversi, rasio klik-tayang (CTR), dan ROI tertinggi.
– Strategi Bauran Kanal: Rekomendasi strategi channel-mix yang dirancang khusus untuk pasar Indonesia.
– Preferensi Konsumen: Wawasan mengenai preferensi audiens terhadap waktu, konten, dan pengalaman digital.
Laporan ini dirancang untuk menjadi panduan bagi para profesional di bidang pemasaran, e-commerce, media, dan strategi untuk membangun kampanye yang selaras dengan perilaku konsumen, memilih platform yang tepat, dan mengoptimalkan anggaran belanja media untuk mendorong pertumbuhan.
###
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMESYou may also like
-
Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global
-
Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
-
Harga Emas Masih Dibayangi Tren Turun, Peluang Koreksi ke Area 4.096 Tetap Terbuka
-
Bittime Gandeng Nobu Bank Luncurkan Program Cashback “10 Menit dari Indonesia ke Wall Street” untuk Akses Investasi Aset Global
-
Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core
Apa Itu Trading Futures? Memahami Cara Kerja dan Peluangnya di Pasar Global
Tebar Dividen Jumbo, RUPST Telkom Pertahankan Jajaran Direksi
Foreign Companies Face Growing Compliance Challenges When Hiring Remote Talent in Indonesia