Dalam bidang arsitektur, konsep berkelanjutan adalah sebuah pendekatan
terapan untuk menjaga potensi sumber daya alam dan ekosistem manusia. Konsep
ini memastikan pembangunan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan.
BINUS kembali menyelenggarakan BINUS Book Review, kali ini mengulas buku
berjudul “Sustainable Architecture (Arsitektur Berkelanjutan)” karya akademisi
BINUS, Dr. Ar. Yanita Mila Ardiani, S.T., M.T., IAI. Acara yang berlangsung
pada 19 Agustus 2025 di BINUS @Kemanggisan ini diadakan secara hybrid,
menjangkau peserta dari berbagai lokasi.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara BINUS Library & Knowledge
Center, Knowledge Management Innovation, BINUS Media & Publishing, serta
BINUS Press. Buku ini memberikan informasi mendalam mengenai arsitektur
berkelanjutan, mulai dari lingkungan, bangunan ekologi, hingga perencanaan
perkotaan. Di dalamnya, istilah-istilah seperti recycle building, ecology
building, biophilic building, dan pandemic building dibahas
secara sistematis.
Dalam sesi bedah buku, Ibu Yanita Mila menegaskan bahwa keberlanjutan
adalah sebuah keharusan. “Keberlanjutan adalah sebuah keharusan, bukan hanya
tren dalam perencanaan lingkungan hidup,” tegasnya. Ia juga menambahkan,
“Setiap bangunan, lingkungan, dan kota harus dirancang untuk berjalan seiring
dengan alam, bukan melawannya.”
Salah satu keunggulan buku ini adalah penyajiannya yang tidak hanya
berisi teori, tetapi juga dilengkapi ilustrasi visual. Ini membuat pemahaman
konsep arsitektur yang kompleks menjadi lebih mudah bagi akademisi maupun
masyarakat umum. Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa arsitektur,
perencana kota, dan siapa pun yang ingin memahami arsitektur berkelanjutan.
Acara BINUS Book Review ini merupakan wujud nyata dari komitmen BINUS
untuk membina dan memberdayakan masyarakat. Melalui kegiatan bedah buku ini,
BINUS berupaya menyebarkan pengetahuan yang relevan dan krusial, seperti isu
arsitektur berkelanjutan, kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan memfasilitasi diskusi akademik dan mengapresiasi karya akademisi,
BINUS tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak
positif yang nyata bagi masyarakat. Inisiatif seperti ini menegaskan peran
BINUS sebagai lembaga pendidikan yang berdedikasi untuk mendorong inovasi dan
kesadaran akan pentingnya isu-isu global.
You may also like
-
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
-
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
-
BP Tapera Perkuat Kolaborasi dengan APERSI Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Ledakan Industri Mobile Game Indonesia 2026: Ekosistem Digital Kian Solutif dan Aksesibel bagi Gamer
-
FLOQ Dukung Robinhood Chain, Akses Onchain Kini Lebih Mudah bagi Pengguna Indonesia
Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu
BSKDN Kemendagri dan VRITIMES Dorong Penguatan Personal Branding Kepala Daerah Melalui Akun Resmi Humas Pemprov
How Much Does a Tattoo Cost in Thailand? A Guide for Australian Travellers