Malang, April 2026 – Dinamika kehidupan perkuliahan yang semakin cepat, tuntutan akademik, hingga adaptasi di era digital menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan mental di lingkungan kampus. Dalam situasi ini, kampus tidak lagi cukup hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga perlu menjadi lingkungan yang aman, suportif, dan responsif terhadap kondisi psikologis setiap individu. Meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental di dunia pendidikan tinggi mendorong perlunya langkah yang lebih konkret, tidak hanya dalam bentuk awareness, tetapi juga pembekalan keterampilan dasar dalam menghadapi distress psikologis sejak tahap awal.
Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS University melalui BINUS @Malang menghadirkan Seminar dan Expo Psychological First Aid (PFA) dalam rangka Proyek Inisiatif 2026 bertajuk REACH Out (Responsive Empathetic Aid for Campus Health) yang diselenggarakan pada 9–10 April 2026 di lingkungan BINUS @Malang. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen kampus, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan dan staf karyawan, sebagai upaya bersama dalam membangun budaya yang lebih peduli dan suportif terhadap kesehatan mental.
REACH Out tidak hanya berfokus pada peningkatan pemahaman, tetapi juga memberikan pendekatan yang aplikatif melalui konsep Psychological First Aid (PFA) dengan metode Look, Listen, Link. Melalui seminar yang menghadirkan Psikolog Cindy Adhianty Tupan, S.Psi., M.Psi., Psikolog, peserta mendapatkan wawasan mengenai pentingnya respons awal dalam situasi psikologis serta bagaimana menjadi support system yang empatik di lingkungan sekitar. Sementara itu, expo interaktif yang berlangsung selama dua hari di area lobby kampus menjadi sarana edukasi yang lebih engaging, dengan berbagai aktivasi dan penyebaran informasi dari berbagai unit di BINUS @Malang untuk memperluas pemahaman peserta secara menyeluruh.
Direktur Kampus BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menyampaikan, “Melalui REACH Out, kami ingin menegaskan bahwa kampus tidak hanya berperan sebagai tempat pengembangan akademik dan keterampilan profesional, tetapi juga sebagai ekosistem yang peduli terhadap kesejahteraan mental. Ini menjadi bagian dari komitmen BINUS @Malang dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga humanis dan suportif.” Ia menambahkan bahwa sebagai kampus Digital Technopreneur, BINUS @Malang melihat kesiapan mahasiswa tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari bagaimana mereka mampu memahami diri sendiri dan orang lain di sekitarnya.
Lewat kegiatan ini, BINUS @Malang ingin mulai dari hal yang sederhana: membuka ruang, membangun kepekaan, dan memastikan bahwa setiap individu di lingkungan kampus tahu bahwa mereka tidak sendirian. Karena pada akhirnya, lingkungan belajar yang baik bukan hanya tentang seberapa pintar seseorang berkembang, tapi juga seberapa kuat mereka saling menjaga.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco