Jakarta, 17 Oktober 2025 – Di tengah tantangan global dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam menjawab isu produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian. Salah satu inovasi yang kini berkembang pesat di berbagai negara adalah penggunaan drone sprayer—teknologi penyemprotan otomatis yang mampu meningkatkan efektivitas, keamanan kerja petani, dan keberlanjutan lingkungan.
Menjawab tantangan tersebut, dua dosen BINUS University, Ir. Tota Pirdo Kasih, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM, dan Ir. Alfian Destha Joanda, S.T., M.T., IPM, mengambil inisiatif untuk mengembangkan serta mengimplementasikan teknologi mekanisasi pertanian menggunakan drone sprayer sebagai solusi nyata bagi petani di Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan visi BINUS University sebagai “A world-class university, fostering and empowering the society in building and serving the nation,” sekaligus mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan SDGs Goal 2: Tanpa Kelaparan dan Goal 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Fokus kegiatan ini berada di wilayah Jawa Barat, daerah dengan potensi pertanian yang tinggi namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap teknologi modern. Melalui pelatihan dan sosialisasi penggunaan drone sprayer, para dosen BINUS berupaya memberdayakan petani dan komunitas lokal agar mampu memanfaatkan inovasi teknologi untuk meningkatkan hasil panen, efisiensi kerja, serta keselamatan di lapangan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi bukan hanya milik industri besar, tapi bisa menjadi alat pemberdayaan bagi masyarakat. Lewat inisiatif ini, kami berharap petani di Jawa Barat dapat lebih produktif dan berdaya saing,” ujar Ir. Tota Pirdo Kasih, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM.
Sementara itu, Ir. Alfian Destha Joanda, S.T., M.T., IPM menambahkan, “Bagi kami, peran dosen tidak berhenti di ruang kelas. Kami ingin menghadirkan impact langsung bagi masyarakat, agar teknologi benar-benar bisa dirasakan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas hidup.”
Melalui inisiatif ini, BINUS University kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat. Selain memperkuat Catur Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan ini juga mencerminkan semangat Visi BINUS 2035 untuk fostering and empowering society melalui penerapan inovasi yang relevan dan berkelanjutan.
You may also like
-
ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang
-
Diakui Lembaga Independen di Dalam dan Luar Negeri, Prudential Syariah Raih Tiga Penghargaan sebagai Pemimpin Asuransi Jiwa Syariah Indonesia
-
GAILBOOK HADIRKAN INSTALASI SENI FUGUKU × PURANA DI TANGLIN MALL MENJELANG ORCHARD ROAD FASHION WEEK
-
Manfaat Implementasi Tanda Tangan Elektronik bagi Organisasi dan Perusahaan
-
Pemerintah Kembangkan Industri Intermediate Mineral, Regulasi dan Insentif jadi Tantangan.
John Kelly & Company Expands Property Advisory Practice with Oscar Teodoro S. Labrador
RevComm Raises JPY 3.35 Billion (USD 20.6 Million) in First Close of Series B, Bringing Total Funding to JPY 8.6 Billion (USD 52.8 Million)
ORIJIN JAPANESE DINING Hadirkan Japanese Sunday Brunch dengan Cita Rasa Autentik Jepang