Jakarta, 18 Mei 2026 – Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime. Bertepatan dengan ini Bittime menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia yang dapat menjadi kesempatan “Buy The Deep”.
Sebelumnya, menurut data dari Coinvestasi, meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap inflasi serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga acuan dari bank sentral menjadi alasan kuat di balik koreksi ini. Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak dunia, juga pada akhirnya mendorong investor global untuk bersikap lebih berhati-hati.
Bertepatan dengan ini Bittime juga menggelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia. Kampanye ini dirancang dengan mekanisme trade-to-earn pada aset apapun untuk mendapatkan reward dalam bentuk aset Bitcoin ($BTC). Sehingga investor berkesempatan mendapatkan nilai tambah dari setiap aktivitas jual-beli saat $BTC terkoreksi hingga 2% dalam 24 jam terakhir berdasarkan data pada CoinMarketCap.
Momentum ini dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang dengan strategi investasi DCA (Dollar Cost Averaging) untuk menambah aset $BTC saat harga aset berada di bawah atau “Buy The Deep”.
Selain itu, bagi para investor yang ingin mengoptimalkan pertumbuhan asetnya, Bittime akan menghadirkan flash staking $BTC dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 20% bagi pengguna baru. Ini memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset kripto yang mereka miliki tanpa harus mengunci dana dalam jangka waktu tertentu.
Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.
Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
-
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
-
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
-
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan
-
Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia
Beyond the Vehicle: How Autonomous Operations Create Platform Value for Carziqo
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur