Jakarta, 28 April 2026 – Bittime Mining Points 2.0 resmi berakhir pada 26 April 2026, kemarin dengan total partisipan lebih dari 8200 sepanjang periode kampanye berlangsung. Kampanye berbasis aktivitas trading dan referral pada platform ini, mendapatkan respon positif dari para investor dengan total 47,8 juta mining points dan prize pool hingga $30.000 USD dalam Palapa ($PLPA).
Lebih lanjut, keberhasilan kampanye Bittime Mining Points 2.0 mendapat berbagai respons positif dari komunitas. Para investor merasa bahwa mekanisme rewards yang didapatkan dari aktivitas trading dan referral menambah nilai investasi sekaligus bonus yang mereka dapatkan dari hasil aktivitas jual-beli.
JackIDX dari komunitas Bittime mengatakan bahwa menurutnya Bittime mining points sangat menguntungkan baginya karena ia mendapatkan hadiah tambahan dalam bentuk token Palapa ($PLPA) dari aktivitas tradingnya. Aktivitas ini memberi motivasi dan menambah nilai kenyamanannya menggunakan Bittime.“Mendapatkan mining points bentuk Palapa ($PLPA) jauh lebih menguntungkan karena dapat di di-staking dengan imbal hasil tahunan sebagai nilai tambah yang konsisten. Pengalaman ini membuat saya semakin nyaman dan betah trading di Bittime,” tambah nya.
Capaian positif ini menandakan besarnya antusiasme trader terhadap aktivitas trading di tengah kondisi volatilitas pasar. Di mana, $USDT, $BTC, $XAUT, dan $SLVON menjadi aset-aset yang paling banyak diperdagangkan selama kampanye berlangsung.
Ini menunjukkan bahwa, aktivitas perdagangan yang terjadi pada platform Bittime, didominasi oleh aset-aset yang bergerak cenderung lebih stabil di tengah volatilitas pasar ekonomi global. Apalagi, aset-aset tersebut dapat dibeli dengan jumlah lebih kecil karena bersifat fraksional dan memungkinkan setiap investor untuk memiliki aset dengan jumlah fleksibel.
Sebelumnya, program ini digadang sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Bittime dalam mendorong penggunaan platform yang bertanggung jawab serta mendukung perkembangan industri aset kripto Indonesia. Hal ini dipandang sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital.
Namun, tentu perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
-
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
-
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas
-
BINUS Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor melalui NEST di QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026
-
BRI Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini melalui Edukasi di Lingkungan Sekolah
Ada Cerita Cinta hingga Drama Skripsi di Dinding Sekolah dan Kampus, Cokelat Take-It Bisa Diambil di Tengah Cerita
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Sebelum 11.11 dan Harbolnas