Jakarta, 12 Maret 2026 – Pasar aset kripto kembali menunjukkan dinamikanya melalui pergerakan harga Bitcoin ($BTC) yang belum berhasil mempertahankan posisi di atas level krusial $70.500. Menanggapi hal ini, Bittime, crypto exchange yang mengusung Trustworthy, sebagai salah satu pondasi platformnya, kembali menekankan penguatan literasi dan strategi investasi yang tidak terbatas pada sentimen pasar.
Sebelumnya, menurut data dari NewsBTC meskipun $BTC sempat menunjukkan upaya pemulihan yang cukup menjanjikan di atas zona $68.500, tekanan pasar kembali membawa aset ini ke dalam fase konsolidasi yang cukup ketat.
Saat ini, para investor sedang memperhatikan dengan seksama apakah harga mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 100 jam atau justru akan mengalami penurunan lebih lanjut di bawah angka $68.400 yang menjadi batas dukungan teknis saat ini.
Ketidakmampuan Bitcoin untuk menembus resistensi di level $70.500 ini memberikan dampak psikologis yang cukup signifikan bagi para investor. Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, indeks sentimen pasar sempat menyentuh level 26, yang menandakan bahwa pasar masih berada dalam zona ketakutan atau fear.
Kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor eksternal, mulai dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga ketidakpastian kebijakan ekonomi global, yang membuat banyak investor memilih untuk bersikap waspada dan menahan diri dari aksi beli agresif
Menghadapi situasi pasar yang penuh ketidakpastian tersebut, peningkatan literasi keuangan menjadi fondasi utama yang tidak dapat ditawar lagi bagi masyarakat. Memahami analisis teknikal seperti zona support dan resistance bukan sekadar teori, melainkan instrumen penting untuk memitigasi risiko kerugian yang lebih besar.
Tanpa edukasi yang memadai, investor akan sangat rentan terhadap manipulasi pasar atau kepanikan massal saat harga mengalami koreksi tajam, sehingga penting untuk selalu memperbarui informasi dari sumber yang kredibel sebelum melakukan transaksi.
Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.
Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya literasi di tengah momentum pasar terhadap diversifikasi aset diversifikasi. Sebab, dengan pemahaman yang baik, investor dapat mengelola risiko dengan lebih bijak dan berdasarkan profil risiko masing-masing.
Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
-
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
-
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar
-
Bukan Hanya Merek, Ini Faktor yang Memengaruhi Nilai Gadai Jam Tangan Mewah
-
Jakarta, Indonesia Bioluminesensi Nusantara: Fuguku Luncurkan “Nudi Series” yang Skulptural dan Bawa Streetwear Bertekstur Uniseks ke USS 2026
Sanct Social sets its ninth short film in a Johor Bahru home on Deepavali eve and uses it to teach four new features: Sancty’s schedule, community guest links, sleep music and Re-live
Happy Deepavali from Sanct Social: the app’s ninth short film brings two mothers who have never met into one chat, and shows what is new in version 1.2
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2