Jakarta, 16 Juli 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja positif sepanjang Semester I 2026 dengan mencatat pertumbuhan laba sebesar 174% secara year-on-year (YoY). Pencapaian tersebut didorong oleh pertumbuhan pembiayaan konsumer yang meningkat lebih dari 198% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di tengah dinamika industri otomotif nasional.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam memperkuat pembiayaan kendaraan konsumer dan pembiayaan multiguna melalui produk BRI Flash, serta mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem BRI Group.
“Kami terus mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat melalui penguatan pembiayaan kendaraan dan BRI Flash, didukung sinergi yang kuat dengan BRI Group sehingga mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan solusi pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif,” ujar Dhani.
Di tengah pasar otomotif nasional yang masih bergerak dinamis, BRI Finance tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan kendaraan. Optimisme tersebut didukung oleh potensi permintaan yang tetap kuat, khususnya pada segmen kendaraan baru dan bekas, serta sinergi yang semakin erat dengan ekosistem BRI Group. Perseroan terus memperkuat pembiayaan mobil baru melalui berbagai program pemasaran bersama, seperti BRI Consumer Expo dan BRI KKB Expo, sekaligus memperluas kerja sama dengan dealer dan showroom mobil bekas di berbagai daerah guna memperluas jangkauan pasar.
Selain pembiayaan kendaraan, BRI Finance juga terus mengembangkan produk pinjaman multiguna BRI Flash sebagai salah satu pilar pertumbuhan bisnis. Dengan proses pengajuan yang cepat, mudah, dan fleksibel, BRI Flash diharapkan mampu menjawab kebutuhan pembiayaan masyarakat untuk berbagai keperluan produktif maupun konsumtif.
Sejalan dengan akselerasi bisnis tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin. Perseroan terus memperkuat proses underwriting, meningkatkan efektivitas asset collection, melakukan pemantauan kualitas portofolio secara berkala, serta mengelola struktur pendanaan secara optimal guna menjaga kualitas aset, likuiditas, dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
“Pertumbuhan yang berkelanjutan harus dibarengi dengan manajemen risiko yang disiplin. Karena itu, kami terus memperkuat kualitas pembiayaan, menjaga likuiditas, serta mengoptimalkan struktur pendanaan agar kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan,” tutup Dhani.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak, dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan
-
Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28
-
Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?
-
AXIS dan EVOS Hadirkan AXISLAND, Perayaan Kemerdekaan RI dalam Bentuk Baru di Roblox Lewat Kampanye #17anKitaBeda
-
Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda adalah Benteng Pertahanan Siber Terkuat
PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak, dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan
BCT Expo 2026 Puts Net Zero at the Heart of Construction & Mining 150+ Global Brands, Smart Technologies and Low-Carbon Solutions Set to Shape the Industry’s Sustainable Future
Telkom AI Center Malang Dukung Internal Thursina International Islamic Boarding School Eksplorasi Generative AI melalui AI for Everyone Batch 28