JAKARTA – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI
Finance) telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa
NTT melalui program “BRIF Sehati-Tanggap Bencana Gempa NTT” bersama Yayasan
Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN).
Corporate
Secretary BRI Finance Aditia Fakhri Ramadhan mengatakan, program tersebut
merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak
bencana.
“Melalui
BRIF Sehati-Tanggap Bencana Gempa NTT, kami turut hadir untuk masyarakat yang
terdampak. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat mendukung kebutuhan
masyarakat selama proses penanganan dan pemulihan pascabencana,” ujar Dhani.
Seperti
diketahui, gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa
Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026. Gempa tersebut menyebabkan
kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas masyarakat. Hingga saat ini,
penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak masih terus dilakukan dengan
dukungan berbagai pihak.
Dhani
mengatakan, kolaborasi dan kepedulian menjadi bagian penting dalam merespons
kondisi bencana. Melalui kontribusi yang diberikan, BRI Finance berupaya turut
mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak
“Kami
menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi di NTT. Semoga masyarakat
yang terdampak diberikan kekuatan dan dapat segera melewati masa sulit ini,”
lanjut Dhani.
Lebih lanjut, BRI Finance berharap proses penanganan
pascagempa dapat berjalan dengan baik dan masyarakat terdampak dapat segera
pulih serta kembali menjalani aktivitasnya.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari
-
BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra
-
Apakah Deposito Kena Pajak? Ini yang Perlu Kamu Ketahui
-
Kereta Api Jadi Pilihan Aman dan Nyaman bagi Ibu Hamil
-
Bank Mandiri Taspen Palu Gelar Mantap Cooking Club, Dorong Nasabah Kembangkan Peluang Usaha Kuliner
‘It’s an equity issue’: State and territory health ministers stand up for dying Australians as pressure grows for VAD telehealth reform
Saham Alphabet Anjlok 12,6%, Kapitalisasi Pasar Terpangkas US$482 Miliar dalam Sehari
BP Tapera Sosialisasikan KPR FLPP kepada Pegawai KPPN Mojokerto dan Satker Mitra