Jakarta, 28 Februari 2026 – Berakhirnya program insentif kendaraan motor listrik pada Desember 2025 menjadi salah satu dinamika kebijakan yang turut diperhatikan pelaku industri pembiayaan nasional. Penyesuaian harga yang terjadi di pasar sebagai konsekuensi kebijakan tersebut berpotensi mempengaruhi preferensi dan daya beli masyarakat, sekaligus mempengaruhi laju pertumbuhan pembiayaan di segmen kendaraan listrik.
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) dalam beberapa tahun terakhir secara aktif mengembangkan segmen pembiayaan kendaraan listrik dengan berbagai skema dan program kompetitif sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia. Upaya ini mencerminkan respons perseroan terhadap tren adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat.
Menanggapi situasi saat ini, Direktur BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa penghentian insentif memang berpotensi menahan minat masyarakat dalam jangka pendek akibat kenaikan harga kendaraan listrik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa struktur portofolio perseroan tetap berada dalam kondisi solid dan terkendali.
“Hingga Januari 2026, pembiayaan motor listrik menyumbang lebih dari 10% terhadap total pembiayaan sepeda motor BRI Finance. Namun secara keseluruhan, segmen ini belum menjadi kontributor utama dalam portofolio pembiayaan konsumer perusahaan. Dengan demikian, dampak kebijakan ini terhadap kesehatan portofolio relatif terbatas. Kami melihat potensi pertumbuhan kendaraan listrik tetap terbuka dalam jangka menengah dan panjang, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan,” ujar Wahyudi.
Sebagai bagian dari strategi menjaga pertumbuhan pembiayaan roda dua secara berkelanjutan, BRI Finance menghadirkan program pembiayaan Motor Baru Premium dengan bunga mulai dari 0,7% per bulan melalui skema ADDM (Angsuran Dibayar di Muka). Program ini dirancang untuk memberikan struktur pembiayaan yang kompetitif dan fleksibel, sekaligus mengoptimalkan daya beli masyarakat, khususnya pada segmen motor premium yang permintaannya tetap menunjukkan tren stabil.
Di sisi lain, BRI Finance juga terus memperkuat sinergi dengan dealer dan produsen otomotif melalui partisipasi aktif dalam berbagai pameran serta inisiatif promosi bersama. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menjaga kualitas pertumbuhan pembiayaan yang sehat, terukur, dan berkelanjutan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek
-
DIPRAKARSAI AGUS GUMIWANG, KEBIJAKAN GAS MURAH TOPANG INDUSTRI MESKI PASOKAN TAK PERNAH PENUH
-
PLUS Bunganya dari neobank Plus: Bunga Deposito WOW hingga 7,25% per Tahun
-
Pendapatan Wisata dan Anggaran Ekologis Bantu 300 Anak di Desa Tukamasea Bersekolah
-
Bayi Orangutan yang Diselamatkan di India Dipulangkan ke Indonesia, Lima Lainnya Menyusul
Melampaui Nama Merek: Kolaborasi di Balik Hunian Bermerek
From Margins to Mainstream: 350 health leaders tackle the next frontier of voluntary assisted dying care
2026 Exam Predictions Give Year 12 Students More Targeted Practice