Jakarta, 4 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya untuk menjaga kinerja pembiayaan alat berat tetap stabil di tengah berkembangnya wacana penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batubara tahun 2026. Perseroan melihat bahwa dinamika tersebut merupakan bagian dari siklus perencanaan di industri pertambangan yang masih berada dalam koridor wajar.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat indikasi signifikan yang mengarah pada penundaan maupun ekspansi pembiayaan alat berat. Permintaan dari sektor ini dinilai tetap menunjukkan tren yang positif, khususnya dari pelaku usaha dengan fundamental bisnis yang kuat dan berorientasi jangka panjang.
“Permintaan pembiayaan alat berat masih berjalan dengan baik, terutama dari sektor-sektor produktif yang memiliki daya tahan bisnis yang solid. Hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembiayaan di segmen ini,” ujar Wahyudi.
Dalam menjaga kualitas pertumbuhan, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perseroan secara konsisten menerapkan manajemen risiko yang disiplin serta selektif dalam menentukan portofolio, dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan usaha debitur.
Sejalan dengan itu, BRI Finance juga terus mencermati perkembangan kebijakan serta dinamika industri guna memastikan strategi bisnis tetap adaptif dan relevan. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi dan kualitas aset.
Dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan arah kebijakan yang ada, BRI Finance memproyeksikan pembiayaan alat berat hingga akhir tahun 2026 akan tetap berada pada level yang stabil. Perseroan akan memfokuskan pembiayaan pada sektor-sektor dengan prospek positif guna mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Sebagai gambaran kinerja, hingga awal tahun 2026, penyaluran pembiayaan alat berat BRI Finance tercatat tumbuh signifikan sebesar 144,68% secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan kontribusi terhadap total portofolio mencapai 20,17%. Capaian ini mencerminkan kuatnya permintaan serta posisi strategis segmen alat berat dalam mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco