Jakarta, 26 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas portofolio pembiayaan tetap solid pasca perayaan Lebaran 2026. Perseroan memproyeksikan rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) akan tetap terkendali dan berada dalam koridor risk appetite yang telah ditetapkan, seiring dengan terjaganya kemampuan bayar nasabah di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi musiman.
Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa momentum Lebaran secara konsisten menjadi katalis bagi perputaran ekonomi nasional, baik dari sisi konsumsi rumah tangga maupun aktivitas produktif masyarakat. Dinamika tersebut memberikan ruang yang positif terhadap profil risiko pembiayaan. “Kami melihat tren pasca Lebaran tetap kondusif. Rasio NPF diproyeksikan berada pada level yang sehat dan sejalan dengan strategi pengelolaan risiko perusahaan,” ujarnya.
Untuk memastikan kualitas aset tetap terjaga, BRI Finance terus memperkuat disiplin manajemen risiko secara end-to-end. Perseroan mengedepankan proses underwriting yang lebih prudent melalui pendalaman analisis terhadap profil risiko dan kapasitas finansial calon nasabah, serta mengakselerasi pemanfaatan sistem early warning guna mengidentifikasi potensi penurunan kualitas pembiayaan secara lebih dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kualitas portofolio.
Di sisi lain, BRI Finance juga mengintensifkan engagement dengan nasabah, khususnya dalam periode setelah Lebaran, melalui edukasi dan komunikasi proaktif guna mendorong kedisiplinan pembayaran. Dalam penanganan pembiayaan bermasalah, Perseroan tetap mengedepankan pendekatan yang persuasif dan berbasis solusi, dengan mempertimbangkan kondisi finansial masing-masing nasabah.
Mengacu pada data internal terkini, posisi NPF BRI Finance masih berada dalam batas aman yang ditetapkan manajemen. Wahyudi menambahkan, “Kami terus mengedepankan pendekatan yang konstruktif dalam pengelolaan pembiayaan, sehingga stabilitas kualitas aset dapat terjaga sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sepanjang 2026.”
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco