Jakarta, 1 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat strategi diversifikasi pembiayaan produktif sebagai bagian dari upaya menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Salah satu segmen yang menunjukkan kinerja positif adalah pembiayaan alat berat yang hingga kuartal I 2026 mencatatkan pertumbuhan sebesar 33,26% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Capaian tersebut diraih di tengah tantangan yang masih membayangi industri pertambangan, termasuk tekanan harga batubara global dan proses penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sejumlah pelaku usaha. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan investasi dan operasional pada sektor-sektor produktif masih tetap berjalan, sehingga permintaan terhadap pembiayaan alat berat tetap terjaga.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan, “Meski industri pertambangan menghadapi sejumlah tantangan, aktivitas usaha di sektor produktif masih menunjukkan daya tahan yang baik. Kami melihat kebutuhan pembiayaan alat berat tetap tumbuh untuk mendukung operasional bisnis maupun pengembangan kapasitas usaha di berbagai sektor.”
Pertumbuhan pada segmen alat berat tersebut turut memperkuat upaya BRI Finance dalam memperluas sumber pertumbuhan bisnis di luar pembiayaan kendaraan konvensional. Sejalan dengan strategi diversifikasi yang dijalankan Perseroan, pembiayaan produktif terus didorong sebagai salah satu fokus pengembangan portofolio.
Di tengah upaya memperluas pembiayaan produktif tersebut, BRI Finance tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menjaga kualitas portofolio dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis. Perseroan secara konsisten memperkuat manajemen risiko melalui proses seleksi debitur yang prudent, pemantauan portofolio secara berkala, serta mitigasi risiko yang terukur terhadap sektor-sektor yang rentan terhadap fluktuasi harga komoditas.
“Kami tidak hanya berfokus pada pertumbuhan volume pembiayaan, tetapi juga memastikan setiap ekspansi bisnis dilakukan secara sehat dan terukur. Kualitas aset tetap menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan pembiayaan yang kami lakukan,” tambah Dhani.
Hingga akhir Maret 2026, pembiayaan alat berat berkontribusi sebesar 17,8% terhadap total portofolio pembiayaan BRI Finance. Porsi tersebut menunjukkan bahwa segmen alat berat menjadi salah satu pilar penting dalam portofolio pembiayaan produktif Perseroan.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
You may also like
-
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
-
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
-
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
-
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
-
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
5 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta yang Bisa Jadi Buah Tangan
Case Valker Luggage Gains Momentum Among Malaysian Travelers with Durable, TSA-Approved Designs
Carziqo Launches ER-BX Autonomous Ride-Hailing Operations in San Francisco